KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten tebar 2000 ekor benih lele di kolam area lapas mendukung ketahanan pangan nasional, berikan keterampilan usaha bagi WBP, dan kurangi beban kebutuhan pangan dalam lapas.Kamis (18/12/25)
Suasana kolam budidaya permanen di area pembinaan Lapas Kelas IIB Klaten terasa ramai hari ini. Sebanyak 2.000 ekor benih ikan lele dilepaskan ke dalam kolam sebagai bagian dari program pembinaan yang tidak hanya bertujuan mengisi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga mendukung gerakan ketahanan pangan nasional dan memberika bekal keterampilan hidup kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Menurut Kepala Lapas Klaten Andik Dwi Saputro program budidaya ikan ini merupakan salah satu upaya optimalisasi sarana dan prasarana di sektor perikanan yang telah ada di lapas selama beberapa tahun. “Penebaran benih lele kali ini bukan hanya sekadar mengisi kolam usai panen sebelumnya, tapi lebih jauh lagi sebagai pelatihan praktis bagi WBP,” ungkapnya. Dia menambahkan, keterampilan budidaya ikan yang dipelajari bisa menjadi modal utama bagi warga binaan untuk memulai usaha mandiri setelah masa pidana mereka selesai.
Dalam proses penebaran yang berlangsung sekitar dua jam, unsur petugas Lapas dan beberapa WBP yang telah menerima pelatihan awal terlibat langsung – mulai dari mempersiapkan kolam, memasukkan benih, hingga menambahkan pakan awal. Beberapa WBP yang terlibat mengaku senang bisa berpartisipasi aktif. “Saya senang bisa belajar ini, semoga nanti setelah bebas bisa bikin kolam sendiri di rumah dan jual hasilnya,” ujar salah satu WBP yang tidak mau disebutkan namanya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berperan sebagai tempat penahanan, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan yang peduli terhadap masa depan warga binaan. Hasil panen ikan lele dari kolam ini nantinya juga akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan di dalam lapas, sehingga mengurangi beban anggaran dan memberikan contoh praktis tentang kemandirian pangan.
Tim pengelola kolam Lapas Klaten menjelaskan bahwa benih lele yang ditebar berasal dari peternakan ikan lokal yang terpercaya, dengan kualitas yang terjamin agar memiliki tingkat kelangsungan hidup tinggi.
( Desi )


Komentar Klik di Sini