JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || APDESI Jateng kritik program nasional yang kuasai pemodal Desa hanya jadi penonton? Dukung Kades Ponggok jadi Ketum APDESI.Kamis ( 29/1/2026)
Sekretaris APDESI Jawa Tengah, Sulaiman, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan sejumlah program nasional yang menyasar desa, menilai bahwa kepala desa dan pemerintah desa justru tersisih dan hanya menjadi penonton, sementara program dijalankan oleh pihak-pihak bermodal besar. Kritik ini disuarakan di sela-sela Musyawarah Nasional (Munas) V DPP APDESI Tahun 2026 di Jakarta.

Sulaiman menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai belum memberikan ruang partisipasi memadai bagi pemerintah desa dan belum menempatkan desa sebagai subjek utama.
“Faktanya di lapangan, banyak program strategis desa justru dimonopoli oleh pihak yang memiliki modal besar. Kepala desa sering kali hanya jadi penonton. Program berjalan, tapi desa hanya ikut arus,” tegas Sulaiman.

Ia menekankan bahwa kepala desa berharap pemerintah pusat memberikan ruang nyata bagi desa untuk mengelola, mengawasi, sekaligus merasakan manfaat langsung dari program-program nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Sulaiman juga menyatakan dukungannya terhadap Kepala Desa Ponggok (Klaten), Junaedi Mulyono, sebagai kandidat Ketua Umum APDESI periode 2026–2031. Menurutnya, Junaedi memiliki rekam jejak konkret dalam membangun desa, khususnya melalui pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.
“Beliau tidak sekadar bicara konsep. Ada bukti nyata. Desa Ponggok berhasil meningkatkan pendapatan desa dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Harapannya, beliau bisa membawa perubahan bagi kepala desa di seluruh Indonesia,” pungkas Sulaiman.
( Desi )


Komentar Klik di Sini