KUPANG – METROPAGINEWS.COM || Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang memberikan apresiasi kepada empat dosen berprestasi yang berhasil meraih Sertifikat Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Lektor Kepala.
Apresiasi tersebut diserahkan dalam rangkaian Apel dan Ibadah Awal Pekan yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, dan diikuti oleh seluruh civitas akademika IAKN Kupang.
Empat dosen yang menerima sertifikat tersebut masing-masing adalah Dr. Umar Ali, M.Pd., Drs. Sem Saetban, M.M., Dr. Hemi Bara Pa, M.Pd.K., serta Leryani Mince Maria Manuain, M.Si.
Pencapaian ini dinilai sebagai bukti dedikasi dan konsistensi para dosen dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., dalam amanatnya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para dosen penerima sertifikat.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusi.
Menurutnya, keberhasilan dosen dalam meraih jabatan fungsional Lektor Kepala akan berdampak langsung pada peningkatan mutu akademik dan daya saing institusi.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Rektor juga menyampaikan harapan besar agar ke depan semakin banyak dosen IAKN Kupang yang mampu mencapai jabatan fungsional Lektor Kepala.
Ia bahkan menargetkan sekitar 30 dosen dapat meraih jabatan tersebut selama masa kepemimpinannya. Target ini, kata Rektor, harus diiringi dengan kerja keras, komitmen, serta budaya akademik yang kuat di lingkungan kampus.
Dalam arahan lanjutan, Rektor IAKN Kupang menekankan pentingnya optimalisasi seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026 agar memperoleh mahasiswa yang berkualitas.
Selain itu, ia juga meminta seluruh unit kerja untuk mempersiapkan secara maksimal berbagai kegiatan akademik dan non-akademik sepanjang tahun 2026, guna mendukung visi pengembangan institusi yang berkelanjutan.
Kegiatan apel kemudian dilanjutkan dengan Ibadah Awal Pekan yang dipimpin oleh Abraham Satyagraha, Ph.D.
Dalam renungannya yang diambil dari Kitab Matius 4:1–11, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk tetap hidup dalam kasih karunia Allah.
“Jangan keluar dari kasih karunia Allah. Hidup benar dan kudus akan selalu diuji,” pesannya, yang menegaskan pentingnya integritas, keteguhan iman, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia akademik.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa pencapaian akademik harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan spiritualitas, sejalan dengan identitas IAKN Kupang sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
(Alberto)


Komentar Klik di Sini