BerandaPendidikanLP3M Perkuat Mutu Undana Menuju World Class yang Berdampak dan Berkelanjutan

LP3M Perkuat Mutu Undana Menuju World Class yang Berdampak dan Berkelanjutan

KUPANG – METROPAGINEWS.COM ||  Kepala Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Nusa Cendana (Undana), Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes, menegaskan komitmen LP3M dalam mendukung visi Rektor Undana menuju World Class–Locally Relevant University untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak dan berkelanjutan.

 

Jacob juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor Undana atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk melanjutkan tugas sebagai Kepala LP3M, seraya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penjaminan mutu akademik Undana.

World Class

Dalam mendukung capaian World Class University, LP3M terus memperkuat implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di seluruh program studi.

Kurikulum OBE menjadi fondasi pembelajaran yang diakui secara internasional dan berperan penting dalam meningkatkan daya saing lulusan.

“Dengan penerapan OBE yang konsisten, Undana telah menetapkan standar pembelajaran yang diakui secara internasional,” ujar Jacob.

Selain itu, akreditasi internasional program studi menjadi salah satu aspek penting dalam perjalanan Undana menuju World Class University.

Melalui akreditasi internasional, mutu kurikulum, proses pembelajaran, dan capaian lulusan dinilai berdasarkan standar global, sehingga mendorong penerapan praktik akademik yang setara dengan perguruan tinggi bereputasi internasional.

Saat ini, Undana memiliki delapan program studi terakreditasi internasional penuh, terdiri atas empat program studi terakreditasi ASIIN dan empat program studi terakreditasi FIBAA.

Capaian tersebut menunjukkan kesiapan Undana untuk bersaing di tingkat global sekaligus membuka peluang lebih luas bagi kerja sama dan mobilitas akademik internasional.

Untuk memperluas capaian tersebut, pada tahun ini LP3M mendorong pengajuan akreditasi internasional bagi tiga program studi di Fakultas Sains dan Teknik melalui pendampingan intensif.

LP3M berperan dalam pendampingan penyusunan dokumen, evaluasi kesiapan program studi, serta penyelarasan kurikulum dan pembelajaran dengan standar akreditasi internasional.

Locally Relevant.

Pada aspek locally relevant, LP3M Undana terus memperkuat penjaminan mutu program pembelajaran di luar Program Studi yang berbasis kebutuhan pembangunan daerah.

Program tersebut antara lain meliputi Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang telah berjalan di FKIP, Kuliah Kerja Nyata Tematik, serta Magang Berdampak di wilayah Nusa Tenggara Timur.

LP3M memastikan pelaksanaan pembelajaran luar program studi selaras dengan kurikulum berbasis OBE dan terintegrasi dengan isu strategis pendidikan daerah.

Selain memastikan kesesuaian proses, LP3M juga melakukan evaluasi dampak agar pembelajaran mahasiswa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mitra pembangunan.

Berdampak.

Pada aspek berdampak, capaian akreditasi unggul institusi serta meningkatnya jumlah program studi terakreditasi unggul dan prodi terakreditasi internasional menjadi indikator nyata keberhasilan penjaminan mutu Undana.

Akreditasi diposisikan tidak sekadar sebagai capaian administratif, melainkan sebagai instrumen peningkatan mutu yang berdampak bagi pemangku kepentingan internal dan eksternal.

Dari sisi internal, LP3M terus memperkuat penerapan sistem penjaminan mutu, evaluasi diri, dan pemanfaatan data kinerja untuk meningkatkan konsistensi standar akademik, kualitas pembelajaran, serta efektivitas layanan dan tata kelola institusi yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pengalaman belajar, kompetensi, dan daya saing mahasiswa.

Dari sisi eksternal, akreditasi unggul dan internasional meningkatkan kepercayaan publik, pengakuan dunia kerja, serta membuka peluang kerja sama dan mobilitas akademik.

Melalui penguatan penjaminan mutu yang konsisten, LP3M memastikan keunggulan Undana berdampak luas dan berkelanjutan.

Berkelanjutan.

Pada aspek berkelanjutan, LP3M mengoptimalkan efektivitas sistem penjaminan mutu internal melalui siklus penetapan, pelaksanaan, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan terhadap seluruh kebijakan dan standar mutu akademik.

Sesuai arahan Rektor, LP3M juga diminta melakukan evaluasi mutu proses pembelajaran serta menilai efektivitas pelaksanaan berbagai kebijakan Rektor yang telah ditetapkan.

Evaluasi tersebut dilakukan secara berkala dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya membangun budaya mutu yang konsisten di lingkungan Undana.

Mulai tahun 2026, LP3M mulai mendorong secara terstruktur integrasi prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam kurikulum dan pembelajaran. Integrasi tersebut difokuskan pada isu-isu strategis seperti kesehatan, pendidikan berkualitas, dan lingkungan, sehingga proses pembelajaran di Undana tidak hanya menjaga mutu akademik, tetapi juga relevan dan responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan jangka panjang.

(Alberto)

Komentar Klik di Sini