KUPANG – METROPAGINEWS.COM || Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN Kupang) kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka ruang kolaborasi strategis demi pengembangan kapasitas mahasiswa. Kali ini, kampus menggandeng Herry Budijanto Dragono yang dikenal dengan sapaan Mbah Dragon untuk menghadirkan pelatihan Creative Public Speaking berbasis alat peraga dan trik sulap Injil.
Program ini direncanakan berlangsung pada bulan April 2026 mendatang dan akan diperuntukkan bagi mahasiswa terpilih. Pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan pesan Firman Tuhan secara menarik dan kontekstual.
Dalam keterangannya, Minggu 1 Maret 2026, Mbah Dragon menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari pihak kampus, khususnya Rektor dan Wakil Rektor I.
“Saya menyambut dengan positif dan tenang penerimaan Pak Rektor dan Pak WR1 untuk kerja sama selanjutnya. Rencananya bulan April kami akan memberikan pembekalan bagi mahasiswa terpilih untuk belajar ilmu baru tentang creative communication atau creative public speaking,” ungkapnya.
Konsep yang akan dibawakan dalam pelatihan ini dikenal dengan istilah Gospel Magic, yakni metode komunikasi publik yang memadukan teknik berbicara dengan penggunaan alat peraga atau trik sulap bertema Injil. Melalui pendekatan ini, mahasiswa akan dilatih menyampaikan pesan rohani dengan cara yang lebih hidup, interaktif, dan mudah dipahami audiens.
Menurut Mbah Dragon, metode ini dapat menjadi sarana efektif dalam pelayanan gerejawi maupun kegiatan edukatif lainnya. Mahasiswa nantinya dapat berkeliling membawakan “trik sulap Injil” sebagai media penyampaian Firman Tuhan yang kreatif dan inspiratif.
Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan tersebut, Mbah Dragon saat ini tengah mempersiapkan sejumlah perlengkapan khusus dari Yogyakarta. Salah satu yang sedang diproduksi adalah Magic Book yang didesain dengan ilustrasi perjalanan kisah Alkitab, mulai dari penciptaan hingga kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Selain itu, berbagai tools pendukung lainnya juga sedang dalam proses pencetakan dan persiapan.
“Alat-alat tersebut cukup berat dan perlu dipersiapkan secara matang, termasuk proses cetaknya. Setelah semuanya siap, akan saya paketkan dari Jogja ke Kupang,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan kampus dalam dua tahun terakhir yang semakin terbuka terhadap berbagai mitra strategis.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Menurutnya, IAKN Kupang berkomitmen menjadi kampus yang ramah mahasiswa dan menjadi ruang belajar terbuka yang produktif sekaligus transformatif.
“Kami memberi porsi yang semakin meningkat terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Kampus harus memastikan mahasiswa melek teknologi, tanggap terhadap perkembangan zaman, dan siap menghadapi dunia kerja, baik yang linier maupun nonlinier,” ujarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan kampus sebagai ruang equilibrium dunia kerja, di mana mahasiswa sejak dini diperkenalkan pada realitas profesi yang dinamis serta dituntut memiliki kreativitas dan kemampuan komunikasi yang kuat.
Ia menyebut pertemuan bersama Mbah Dragon sebagai langkah awal yang sangat positif. Menurutnya, sosok Mbah Dragon bukan hanya seorang pelayan Tuhan, tetapi juga entrepreneur dan trainer berpengalaman nasional hingga internasional yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan masyarakat di Nusa Tenggara Timur melalui program-program edukasi transformatif.
Pelatihan Creative Public Speaking ini nantinya akan dirancang secara selektif dan diberikan kepada mahasiswa berprestasi, mengingat kebutuhan sumber daya serta bahan pelatihan yang tidak sedikit. Namun demikian, pihak kampus mengapresiasi dukungan dan kemudahan yang diberikan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua mitra. Setiap kolaborasi adalah bagian dari upaya strategis kelembagaan untuk membangun pendekatan kolaboratif dan transformatif dalam pengembangan mahasiswa,” tegas Rektor.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang unggul, berintegritas, serta memiliki kompetensi komunikasi publik yang kreatif dan relevan dengan konteks pelayanan dan kebutuhan zaman.
Dengan hadirnya pelatihan berbasis magic tools ini, IAKN Kupang semakin menegaskan diri sebagai kampus yang adaptif dan progresif dalam mencetak generasi muda yang berdampak bagi gereja dan masyarakat luas.
(Alberto)


Komentar Klik di Sini