CILACAP – METROPAGINEWS.COM || Pegiat sejarah Cilacap yang tergabung dalam komunitas Tjilatjap History, mempunyai agenda tersendiri di bulan Ramadhan dalam menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa. Mereka melakukan kegiatan positif, mengecat tugu juang Kusaeri di Jalan Abiyasa, Kelurahan Gumilir, Cilacap, Minggu (8/3/2026) sore.
Menurut Sindu Pramono anggota komunitas Tjilatjap History, tugu juang Kusaeri merupakan peninggalan sejarah yang dibangun pada zaman kolonial Jepang. Tugu ini merupakan saksi perlawanan rakyat Cilacap akibat kekejaman tentara Jepang. Menurutnya, tugu juang Kusaeri harus dirawat untuk mengenang jasa para pahlawan lokal. Khususnya sosok seorang Kusaeri, yang memimpin pemberontakan PETA terhadap pasukan Jepang.
“Ngabuburit sejarah ini untuk merawat bahkan melestarikan penanda perjuangan di tanah Cilacap. Selain Cilacap lautan api, perlawanan PETA pada jaman Jepang juga tertoreh buku sejarah nasional. Jadi pantas untuk kita kenang dan dilestarikan,” ungkapnya.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Sejarah Kusaeri, diawali dengan perlawanan dirinya di Gumilir pada 21 April 1945 silam. Di bawah pimpinan Budanco, kompi PETA berhasil merampas senjata beserta amunisi dari gudang mereka. Lebih lanjut, pemberontakan itu menewaskan seorang kopral Jepang dan berhasil dipadamkan berkat Sudirman, Daidanco PETA Kroya.
“Kemudian mereka melarikan diri menuju Gunung Srandil yang digunakan sebagai basis gerakannya. Mereka meminta imbalan dan meminta Jepang agar prajurit PETA yang menyerah tidak boleh disiksa, bahkan kampung-kampung yang menyembunyikan pemberontak tidak boleh ditembaki. Meski demikian, Kusaeri beserta 18 orang temannya tidak diberi ampun oleh Jepang lantaran mereka dianggap sebagai otak pemberontakan,” terang Sindu.
Dalam sebuah pengadilan militer pada 10 Mei 1945, Kusaeri dijatuhi hukuman mati sementara rekan-rekannya mendapat hukuman yang berkisar penjara 15 tahun hingga seumur hidup.
(S.Madi)


Komentar Klik di Sini