BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Kelangkaan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram atau yang biasa dikenal dengan sebutan gas melon mulai dirasakan warga di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kondisi ini membuat banyak ibu rumah tangga kebingungan karena kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Keluhan warga bahkan ramai bermunculan di media sosial hingga status WhatsApp pribadi.

Hamidah, warga Desa Sumberkencono, mengaku kesal karena sudah beberapa hari mencari gas melon namun tidak juga mendapatkannya. Kekesalan itu ia tuangkan dalam status WhatsApp miliknya.
“Gas… Gas… Dimana eee…,” tulis Hamidah dengan nada keluh kesah.
Keluhan serupa juga disampaikan Nur Aini, warga Desa Sidodadi. Ia mempertanyakan mengapa kelangkaan gas sering terjadi menjelang hari raya.
“Kenapa setiap mau hari raya gas hilang di peredaran? Gas… gas… gas… sebenarnya kamu sembunyi di mana?” tulisnya di media sosial.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Sementara itu, Hasanah mengaku sudah berkeliling dari satu warung ke warung lainnya untuk mencari tabung gas melon, namun hasilnya nihil.
“Saya sudah kesana kemari cari gas di warung-warung dan toko beberapa hari ini, tapi tidak ada. Katanya pedagang habis dan belum dikirim lagi,” ujarnya kepada reporter METROPAGINEWS, Minggu (15/3).
Sejumlah pedagang warung juga mengaku kehabisan stok gas LPG 3 kilogram karena distribusi yang belum kembali normal.

Wiwik, pemilik warung 24 jam di Desa Bajulmati mengatakan stok gas di tempatnya sudah habis sejak beberapa hari terakhir. Ia berharap pasokan segera datang agar masyarakat tidak semakin kesulitan.
“Jatah persediaan saya sudah habis. Katanya akan dikirim hari Selasa depan. Semoga tidak telat lagi, karena warga sudah banyak yang mencari,” Ujarnya.
Masyarakat meminta pengawasan distribusi diperketat agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pemerintah diharapkan segera memastikan pasokan LPG 3 kilogram kembali normal sehingga warga bisa menyambut Lebaran dengan tenang.
(Tyo/Venus)


Komentar Klik di Sini