SRAGEN – METROPAGINEWS.COM || Babinsa Koramil 15/Gemolong bersama warga Sragen gelar karya bakti pembersihan sungai di Kelurahan Ngembat Padas, sebagai bentuk edukasi bahwa kebersihan sungai merupakan cerminan kesehatan masyarakat.Kamis ( 16/4/2026)
Koptu Agung beserta satu anggota Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen bersama warga melaksanakan karya bakti pembersihan sungai dari sampah di wilayah Kelurahan Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai hubungan erat antara kebersihan sungai dengan kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh puluhan warga ini, tumpukan sampah yang menyumbat aliran air sungai dibersihkan menggunakan alat manual seperti sekop, ember, dan karung sampah. Para peserta bekerja dengan penuh semangat, mulai dari menyapu sampah di tepi sungai hingga membersihkan puing-puing yang mengendap di dasar sungai.
“Sungai yang bersih tidak hanya enak dipandang dan menjaga kelestarian alam, tapi juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan kita. Kebersihan sungai dapat mencegah terjadinya banjir karena penyumbatan aliran air, menghindari munculnya sarang penyakit, serta menjaga kualitas air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Kalau sungai kotor, dampaknya langsung berpengaruh pada kesehatan dan kesejahteraan warga,” tegas Koptu Agung di sela-sela kegiatan.
Selain melakukan pembersihan secara langsung, Agung juga mengimbau seluruh warga agar tidak membuang sampah ke sungai dan mulai membiasakan memilah sampah dari rumah masing-masing. Menurutnya, kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat menjadi kunci utama agar kebersihan sungai dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Kita tidak bisa hanya membersihkan sekali lalu kembali membuang sampah sembarangan. Perubahan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga masing-masing. Mari kita jadikan kebiasaan untuk memilah sampah dan membawanya ke tempat pembuangan yang benar,” tambahnya.
Warga yang terlibat dalam karya bakti mengaku merasa semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Samino – salah satu warga yang aktif berpartisipasi menyampaikan kesadaran baru yang dirasakan setelah bergabung dalam kegiatan ini.
“Kami jadi malu melihat kondisi sungai yang penuh sampah padahal kita sendiri yang membuangnya. Setelah ikut kerja bakti ini, kami sepakat untuk menjaga kebersihan sungai secara bersama-sama. Kita akan membuat kelompok penjaga sungai agar kebersihannya tetap terjaga,” ujarnya dengan penuh tekad.
Kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Melalui karya bakti ini, kita tidak hanya membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih akan membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan kita semua. Semoga semangat gotong royong ini terus berlanjut dan menjadikan Kelurahan Ngembat Padas sebagai contoh desa yang peduli pada lingkungan.
( Desi Ak )


Komentar Klik di Sini