BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Kegiatan belajar mengajar Omah Bahasa telah mendapatkan respon positif hingga dukungan sejumlah lembaga dan warga masyarakat.
Kegiatan yang menyasar ke pelajar tingkat dasar dan menengah menjadi prioritas utama.
Mengingat dampak Gadget sangat mempengaruhi pelajar.
Diungkapkan, Suparno ST pengelola Omah Bahasa mengatakan, dengan belajar berbahasa Inggris sejak dini setidaknya bisa menumbuhkan rasa suka , senang dalam meningkatkan pengetahuan akan bahasa.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Mayoritas anak didik yang hadir dari lingkungan sekitarnya. Terbukti, setelah dilakukan evaluasi mengenai jumlah anak didik meningkat dan dukungan masyarakat serta sejumlah lembaga menjadi tolak ukur perkembangan dalam kegiatan belajar mengajar tersebut.
“Kegiatan ini dilakukan seminggu sekali. Kedepannya, intensitasnya akan ditingkatkan lagi. Sekarang masih dilakukan penataan secara bertahap, karena pembelajaran di Omah Bahasa tidak dipungut biaya apapun alias Gratis,” Ungkap Suparno.

Di Kabupaten Banyuwangi banyak terdapat Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), Namun, konsep yang dilakukan oleh Omah Bahasa sedikit berbeda dan nantinya bersifat umum. sehingga, siapapun bisa mengikuti kegiatan pembelajaran ditempat ini.
“Banyak yang telah mengapresiasi akan terbentuknya Omah Bahasa. Tinggal memberikan sentuhan fasilitas bagi sejumlah anak didik dan warga masyarakat yang hendak belajar di Omah Bahasa,” Terangnya.
(Tyo)


Komentar Klik di Sini