BerandaPemerintahTingkatkan Akses Pendidikan Warga Binaan, Lapas Klaten Laksanakan Kejar Paket A, B,...

Tingkatkan Akses Pendidikan Warga Binaan, Lapas Klaten Laksanakan Kejar Paket A, B, Dan C Bersama PKBM Harapan Bangsa

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Klaten buka akses pendidikan nonformal Kejar Paket A, B, dan C bekerja sama dengan PKBM Harapan Bangsa. Warga binaan dapatkan kesempatan belajar setara SD, SMP, hingga SMA sebagai bekal masa depan.Kamis (24/9)

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten terus berkomitmen memenuhi hak pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan program pendidikan nonformal Kejar Paket A, B, dan C bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Bangsa.

Desain tanpa judul 20260924 221843 0000

Program ini membuka kesempatan bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal untuk tetap memperoleh pembelajaran sesuai jenjang yang dibutuhkan:

– Paket A → setara Sekolah Dasar (SD)
​
– Paket B → setara Sekolah Menengah Pertama (SMP)
​
– Paket C → setara Sekolah Menengah Atas (SMA)

Desain tanpa judul 20260924 221756 0000

Proses pembelajaran berlangsung secara terarah dan terjadwal, didampingi tenaga pendidik dari PKBM Harapan Bangsa serta dukungan penuh jajaran petugas Lapas Klaten. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga membangun kesiapan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan terus berlanjut sebagai wujud pemenuhan hak asasi warga binaan. Pendidikan menjadi pilar penting dalam pembinaan memberikan pengetahuan, keterampilan, sekaligus ijazah yang sah dan bermanfaat sebagai bekal mencari kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Melalui program ini, Lapas Klaten menegaskan komitmen: menghadirkan pembinaan yang konstruktif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

Pendidikan adalah jembatan masa depan. Lapas Klaten bersama PKBM Harapan Bangsa memastikan tak ada warga binaan tertinggal dari akses ilmu. Dengan bekal pengetahuan dan ijazah, diharapkan warga binaan lebih siap, lebih percaya diri, dan lebih mandiri saat kembali berkarya di tengah masyarakat.

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini