KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Kepala Bapas Klaten, Mikha, hadiri 6th International Conference for Democracy and National Resilience di UNS. Menko Hukum HAM Imipas Yusril Ihza Mahendra jadi pembicara utama. Perkuat sinergi akademik pemerintah, wujudkan pemasyarakatan yang adaptif, berkeadilan, dan Jumat (9/10)
Membuka wawasan, memperluas perspektif. Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten, Mikha, menghadiri undangan kegiatan 6th International Conference for Democracy and National Resilience yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (08/10/2026). Konferensi berlangsung di UNS Tower, Surakarta.
Kegiatan internasional ini mengangkat isu strategis mengenai demokrasi dan ketahanan nasional tema yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Menko Hukum, HAM, Imipas Jadi Pembicara Utama
Konferensi ini menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., sebagai keynote speaker. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam forum akademik dan internasional tersebut, memberikan perspektif mendalam mengenai perkembangan demokrasi, supremasi hukum, serta ketahanan nasional di tengah masyarakat yang terus berubah dan semakin kompleks.
Konferensi ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan akademisi, peneliti, praktisi, dan unsur pemerintah untuk berdiskusi secara terbuka mengenai isu-isu strategis bangsa.
Demokrasi, Hukum, dan HAM Tak Lepas dari Tugas Pemasyarakatan
Kehadiran Kabapas Klaten dalam forum ini bukan sekadar kehadiran, melainkan langkah strategis memperkuat sinergi antara lembaga pemerintahan dan dunia akademik. Dalam konteks pemasyarakatan, isu demokrasi, hukum, hak asasi manusia, dan ketahanan nasional memiliki keterkaitan yang erat dengan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan dan klien pemasyarakatan. Lebih dari itu, lembaga ini juga berperan nyata dalam mendukung sistem hukum yang berkeadilan, menjamin penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta memfasilitasi proses reintegrasi sosial yang bermartabat.
Mikha: Perlu Wawasan Luas untuk Pemasyarakatan yang Adaptif
Mikha menegaskan bahwa forum akademik seperti ini menjadi ruang yang sangat berharga.
“Forum seperti ini memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan dan melihat berbagai perspektif mengenai demokrasi serta ketahanan nasional. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan masyarakat,” ujar Mikha.
Keterlibatan Bapas Klaten dalam kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen berkelanjutan: terus meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat jejaring lintas sektor, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin terbuka, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan konferensi berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh diskusi yang konstruktif hingga selesai.
( Desi )



Komentar Klik di Sini