BerandaBerita TerkiniSambung Rasa di Nangsri: Bupati dan Wabup Klaten Serap Aspirasi Warga

Sambung Rasa di Nangsri: Bupati dan Wabup Klaten Serap Aspirasi Warga

KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Pemerintah Kabupaten Klaten kembali menggelar kegiatan Sambung Rasa Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan publik. Kali ini kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, dan dihadiri langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta Wakil Bupati. Hadir pula jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, anggota DPRD, Forkopimcam Manisrenggo, kepala desa se-kecamatan, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan (14/10/2026).

Acara Sambung Rasa yang bersifat dialogis ini memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan usulan pembangunan secara langsung kepada pimpinan daerah. Kepala Desa Nangsri, Sumarjo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan memaparkan sejumlah kebutuhan mendesak warga. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kondisi dua unit TK Pertiwi yang hingga kini masih menumpang karena belum memiliki gedung layak. Sumarjo menegaskan pentingnya fasilitas pendidikan yang memadai agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal dan aman bagi anak-anak.

IMG 20261014 160726

Selain masalah pendidikan, dalam Sambung Rasa tersebut warga juga mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan yang sebelumnya terdampak pembangunan jalan tol. Perbaikan jalan diharapkan dapat mengembalikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari warga, serta mendukung mobilitas ekonomi lokal. Aspirasi ini menjadi salah satu fokus pembahasan karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat yang langsung berpengaruh pada kualitas hidup.

Kegiatan Sambung Rasa tidak hanya bersifat mendengar, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan dari berbagai lembaga dan instansi. Bantuan disalurkan melalui Baznas Kabupaten Klaten, Perusda Aneka Usaha, PDAM Tirta Merapi, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dissosp3appkb), serta BPJS Ketenagakerjaan. Bentuk bantuan beragam, mulai dari bantuan sosial, layanan administrasi, hingga program-program yang mendukung kesejahteraan keluarga dan perlindungan sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa Sambung Rasa merupakan wadah strategis untuk menjalin komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah desa bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen untuk mendengar, menindaklanjuti, dan menghadirkan layanan yang dapat diakses warga. Ia berharap kegiatan ini mampu mempercepat penyelesaian masalah-masalah lokal melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Bupati Hamenang menegaskan “Kami hadir untuk menyambung rasa, menyerap aspirasi, dan menghadirkan layanan publik yang nyata bagi masyarakat. Setiap masukan akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga Desa Nangsri.” tegasnya.

Menanggapi usulan pembangunan gedung TK Pertiwi, Bupati menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten telah melakukan pengecekan lapangan dan mengusulkan revitalisasi kepada kementerian terkait untuk tahun anggaran 2027. Langkah ini menunjukkan adanya upaya konkret untuk mencari sumber pembiayaan di tingkat pusat demi memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan di desa. Harapan bersama adalah agar usulan tersebut disetujui sehingga proses belajar mengajar anak-anak tidak lagi terganggu oleh keterbatasan sarana.

Sementara untuk usulan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan desa, Bupati mengimbau agar aspirasi tersebut dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah desa dan DPRD Kabupaten Klaten. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mencari peluang dukungan pembangunan melalui mekanisme anggaran yang berlaku, baik di tingkat desa, kabupaten, maupun sumber pendanaan lain yang relevan. Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi sinergi dengan pihak swasta atau program CSR yang dapat membantu percepatan perbaikan infrastruktur.

Kegiatan Sambung Rasa di Nangsri menegaskan pentingnya pendekatan pemerintahan yang proaktif dan partisipatif. Dengan menghadirkan layanan publik di lokasi, pemerintah memudahkan akses warga terhadap informasi, bantuan, dan layanan administrasi. Selain itu, dialog langsung memperkaya data perencanaan pembangunan sehingga program yang dirancang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

Akhir acara diisi dengan penyerahan bantuan simbolis dan sesi tanya jawab yang hangat antara warga dan pejabat. Suasana kekeluargaan dan keterbukaan menjadi ciri khas kegiatan ini, mencerminkan upaya membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah. Ke depan, diharapkan Sambung Rasa terus menjadi platform efektif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong partisipasi aktif warga dalam proses pembangunan daerah.

Dengan langkah-langkah tindak lanjut yang jelas, mulai dari pengusulan revitalisasi TK ke kementerian hingga koordinasi perbaikan jalan melalui DPRD, warga Desa Nangsri memiliki harapan realistis bahwa aspirasi mereka akan mendapatkan perhatian serius. Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas demi kesejahteraan masyarakat Klaten secara keseluruhan.

( Pitut Saputra )