BerandaEntertainmentMusicSerafesya Perkenalkan “The Box”, Lagu tentang Kenangan yang Tersimpan setelah Kehilangan

Serafesya Perkenalkan “The Box”, Lagu tentang Kenangan yang Tersimpan setelah Kehilangan

JAKARTA — METROPAGINEWS.COM || Penyanyi, songwriter, dan performer muda asal Jakarta, Serafesya, merilis single terbaru berjudul “The Box”, sebuah lagu pop dengan pendekatan singer-songwriter yang mengeksplorasi perasaan kehilangan seseorang yang pernah begitu berarti. (15/10/2026)

 

Di usia 16 tahun, Serafesya menghadirkan karya yang reflektif tentang bagaimana perasaan terhadap seseorang dapat bertahan, bahkan ketika hubungan dan keadaan telah berubah. Lagu ini berbicara tentang kehilangan, jarak emosional, dan proses menerima kenyataan bahwa seseorang yang dahulu terasa dekat mungkin tidak lagi menjadi bagian dari kehidupan seperti sebelumnya.

“The Box” tidak secara khusus berkisah tentang hubungan romantis. Sebaliknya, lagu ini membuka ruang bagi pendengar untuk memaknai kehilangan melalui pengalaman mereka sendiri, baik dalam hubungan percintaan, persahabatan, maupun hubungan personal lainnya.

Dalam “The Box”, sebuah kotak menjadi metafora untuk menyimpan hal-hal yang tertinggal dari seseorang: foto, percakapan, tawa, kata-kata, dan berbagai momen yang pernah memiliki arti.

Alih-alih menghapus seluruh kenangan, lagu ini membayangkan sebuah pilihan lain: menyimpan semuanya di suatu tempat tanpa harus terus kembali dan menghidupkan rasa sakit yang menyertainya.

Gagasan tersebut tergambar dalam salah satu bagian liriknya:
“Every photo, every memory and laugh and word you’ve spoken / I’ll put it in the box I’ll never open.”

Melalui metafora tersebut, Serafesya mengangkat pertanyaan tentang arti melepaskan seseorang. Apakah berhenti berjalan bersama berarti harus berhenti menyayangi mereka?

“The Box” tidak menawarkan jawaban sederhana. Lagu ini bergerak di antara kehilangan, rasa sakit, kasih sayang, dan usaha untuk menerima bahwa sesuatu yang pernah berarti mungkin tidak akan pernah kembali seperti semula.
Serafesya: Menggabungkan Musik dan Storytelling

“The Box” ditulis sendiri oleh Serafesya, melanjutkan perjalanan songwriting yang sebelumnya ia tunjukkan melalui single “Rooftop,” “U Can Have Him,” dan “HEY.”

Sebelum mengembangkan karya musiknya sendiri, Serafesya telah aktif di dunia seni pertunjukan, khususnya musical theatre. Ia juga memiliki pengalaman di dunia perfilman melalui film layar lebar Gereja Setan serta pernah meraih sejumlah prestasi dalam kompetisi menyanyi internasional di Hong Kong dan Penang.

Serafesya Perkenalkan “The Box”, Lagu tentang Kenangan yang Tersimpan setelah Kehilangan

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Pengalaman tersebut membentuk pendekatannya sebagai performer sekaligus storyteller. Selain songwriting dan musik, Serafesya memiliki kemampuan dalam menyanyi, menari, dan berakting—tiga bidang yang menjadi kekuatannya sebagai seorang triple-threat performer.

Latar belakang seni pertunjukan turut memberikan ruang bagi Serafesya untuk mengeksplorasi penyampaian emosi melalui musik. Dalam “The Box”, cerita tidak hanya dibangun melalui lirik, tetapi juga melalui pendekatan vokal dan perkembangan suasana lagu.

Dalam proses produksi “The Box”, Alfath Flemmo berperan sebagai produser, vocal director, dan arranger. Dengan durasi sekitar empat menit, lagu ini mengedepankan vokal dan lirik sebagai pembawa cerita. Aransemennya memberikan ruang bagi emosi untuk berkembang secara bertahap, mengikuti perjalanan dari rasa sakit dan kebingungan menuju penerimaan yang lebih tenang.

Pada akhirnya, “The Box” mengangkat gagasan bahwa kehilangan tidak selalu berarti harus melupakan. Seseorang masih dapat menjadi bagian dari kenangan kita, meskipun kita tidak lagi berjalan bersamanya.

Selain perilisan single, “The Box” juga akan dilengkapi dengan video musik yang memperluas cerita lagu ke dalam bentuk visual.

Dengan pendekatan intim dan sinematik, video musik tersebut mengeksplorasi tema kehilangan dan kenangan, dengan sebuah kotak sebagai simbol utama.
Video musik “The Box” direncanakan tayang pada pertengahan Oktober 2026.

“The Box” telah dirilis pada 10 Oktober 2026 dan tersedia di berbagai platform musik digital.

Tentang Serafesya

Serafesya adalah penyanyi, songwriter, dan performer muda asal Jakarta yang telah aktif di dunia seni pertunjukan sejak usia dini. Ia memiliki latar belakang dalam musical theatre, serta pengalaman di dunia perfilman dan kompetisi menyanyi internasional.

Sebelum merilis “The Box”, Serafesya telah memperkenalkan karya original melalui sejumlah single, termasuk “Rooftop”, “U Can Have Him”, dan “HEY”.

Dengan kemampuan dalam menyanyi, menari, dan berakting, Serafesya memadukan pengalaman seni pertunjukannya dengan perkembangan sebagai songwriter dan musician. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari pendekatannya dalam membangun karakter dan storytelling melalui musik.

(Ysf)

Komentar Klik di Sini