KLATEN – METROPAGINEWS.COM.|| Desa Wunut bagikan THR Rp250.000 kepada 2.341 warga, termasuk bayi berusia satu bulan, dengan total anggaran mencapai Rp585 juta sebagai langkah pemerataan kesejahteraan masyarakat.Jumat (6/3/2026)
Pelaksanaan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2026 di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, berlangsung sukses dan penuh maknapada Kamis (5/3/2026). Yang paling istimewa tahun ini adalah cakupan penerima yang sangat luas,hingga ke bayi berusia satu bulan yang sudah masuk KK .ini sebagai bentuk nyata pemerataan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat desa.

Sebanyak 2.341 warga dari berbagai usia menerima bantuan yang sama, sebesar Rp250.000 per individu, dengan total nilai bantuan mencapai Rp585.250.000. Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya, menegaskan bahwa kebijakan pemberian THR per individu ini sudah diterapkan sejak tahun 2025, sebagai langkah inovatif dari sistem sebelumnya yang hanya berbasis pada kartu keluarga (KK).
“Dana THR yang kami bagikan ini sepenuhnya bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD) yang kami kelola dari potensi lokal. Tidak ada satu rupiah pun dari bantuan luar atau dana pemerintah kabupaten dan provinsi,” tegas Iwan saat menyampaikan sambutan di acara pembagian.
Pariwisata Desa Hasilkan Pendapatan Ratusan Juta Rupiah
Selain pemberian THR, Desa Wunut juga dikenal sebagai desa wisata yang mampu menggali potensi alam dan budaya lokal secara maksimal. Objek wisata alam dan situs budaya yang dikelola secara profesional ini mampu menghasilkan pendapatan mencapai ratusan juta rupiah setiap tahunnya.

Selama masa jabatan Iwan Sulistya yang kini memasuki periode ketiga, pengembangan sumber daya desa terus dilakukan secara berkelanjutan, demi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara mandiri. “Kami fokus untuk membangun fondasi desa yang kokoh agar bisa mandiri secara ekonomi di masa mendatang. Penghasilan dari PAD ini akan dialokasikan sepenuhnya demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Komitmen Terus Berlanjut Meski Masa Jabatan Hampir Berakhir
Iwan Sulistya yang akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir 2027 menegaskan bahwa rasa tanggung jawab terhadap desa tidak akan pudar meskipun nanti tidak lagi menjabat. “Sebagai warga asli desa ini, saya akan tetap mendukung dan berkontribusi demi kemajuan Wunut, karena desa ini adalah rumah saya sendiri,” ujarnya dengan penuh semangat.
Masyarakat Sangat Terbantu dan Bahagia
Salah satu penerima THR, Darmi (45 tahun), ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak termasuk bayi berusia satu bulan, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya. “Kami sangat senang dan terbantu. Sekarang seluruh anggota keluarga, mulai dari suami, anak-anak, hingga bayi yang baru satu bulan, masing-masing mendapatkan Rp250.000. Dana ini akan kami gunakan untuk kebutuhan hari raya dan persiapan lain. Semoga program ini terus berlanjut dan jumlahnya bertambah di tahun berikutnya,” katanya sambil tersenyum lebar.
Acara pembagian THR di Aula balai desa Wunut ini dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat setempat yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan pemerataan kesejahteraan oleh Pemerintah Desa Wunut.
“Kami berharap program pemerataan ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Klaten dan sekitarnya. Dengan gotong royong serta dukungan semua pihak, kita mewujudkan desa yang makmur, adil, dan berKepriman, demi masa depan anak-anak dan generasi berikutnya.”pungkas Kades Iwan Sulistya.
( Desi )


Komentar Klik di Sini