BerandaPemerintahBudidaya Belut Super Bekali Klien Mandiri, Bapas Klaten Gandeng Omah Belut Wukirsari

Budidaya Belut Super Bekali Klien Mandiri, Bapas Klaten Gandeng Omah Belut Wukirsari

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten berkolaborasi dengan Omah Belut Wukirsari gelar bimbingan kemandirian. Belut super bisa dipelihara di lahan sempit, siap panen 3 bulan langkah nyata agar klien tidak hanya bebas status, tapi berdaya secara ekonomi.Kamis (1/10)

 

Bekal masa depan bukan sekadar dibebaskan, melainkan dibekali kemampuan. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten berkolaborasi dengan Omah Belut Wukirsari menyelenggarakan Pembimbingan Kemandirian bertema “Budidaya Belut Super”. Kegiatan digelar Rabu (30/9) di Aula Bapas serta lahan Griya Abhipraya Parahita menjadi langkah nyata membekali klien dengan keterampilan yang dapat langsung diusahakan.

20261001 094823 0000

 

Caping Simbol Semangat, Tujuan Nyata: Berdaya Ekonomi

Kegiatan diawali sambutan Kepala Bapas Klaten, Mikha. Penyerahan caping kepada para klien menjadi simbol: semangat bekerja, tekun mengolah apa yang ada, dan mandiri menghidupi diri sendiri. Bersamaannya diserahkan juga bantuan sosial sebagai pendukung awal.

Mikha menegaskan, pembimbingan ini bukan sekadar pelatihan sesaat.

“Kami ingin klien tidak hanya bebas secara status, tetapi juga berdaya secara ekonomi. Budidaya belut ini istimewa bisa dimulai dari lahan sempit dan modal terjangkau. Peluangnya terbuka bagi siapa saja yang mau belajar dan tekun,” ujarnya.

Belut Super: Mudah Dipelihara, Cepat Panen, Pasar Terbuka Luas

Pemateri dari Omah Belut Wukirsari, Cangkringan, Sleman Suwardi memaparkan lengkap tahapan budidaya: mulai persiapan media lumpur yang difermentasi, pemilihan bibit sehat, karantina, hingga perawatan harian.

Belut super memiliki keunggulan yang sangat cocok untuk pemula:

– Bisa dipelihara di drum atau kolam terpal → tak butuh lahan luas

– Masa pembesaran cukup 3 bulan

– Perawatan relatif sederhana, bisa disambi kegiatan lain

“Kuncinya cuma dua: persiapan media yang baik dan bibit yang sehat. Kalau itu benar, belut tumbuh kuat dan perawatannya tidak menyulitkan,” jelas Suwardi.

Soal pemasaran pun tak perlu cemas. Permintaan belut masih tinggi rumah makan, pengrajin peyek, hingga warga umum tetap membutuhkan pasokan rutin.

“Pasarnya sudah ada, tinggal kita jaga kualitas agar tetap sehat dan layak jual,” tambahnya.

20261001 094728 0000

Turun Langsung ke Lahan, Praktek Sampai Mengerti

Setelah pemaparan di aula, teori berubah jadi tindakan. Para klien turun ke lahan Griya Abhipraya Parahita menyiapkan media budidaya, memegang, menata, dan memahami cara menangani bibit belut secara langsung di bawah bimbingan Suwardi.

Praktik ini diharapkan menumbuhkan kepercayaan diri: ilmu yang didapat bukan sekadar dihafal, tapi sudah pernah dikerjakan sendiri.

Satu keterampilan ditanam hari ini, satu kemandirian tumbuh untuk esok hari. Bapas Klaten berharap budidaya belut super ini bukan sekadar kegiatan, melainkan bekal hidup yang nyata dapat dijalankan di mana saja, modal terjangkau, dan hasilnya mensejahterakan. Ke depan, Bapas Klaten terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak agar semakin banyak keterampilan bermanfaat yang sampai ke tangan para klien.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini