BREBES – METROPAGINEWS.COM || Bumiayu, Kegiatan kolaborasi lingkungan bertajuk “Bumiayu Peduli: Penanaman Pohon dan Perawatan” yang digelar oleh Seven Adventure bersama Jaga Rimba Indonesia berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan pada 12 April 2026.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran anggota dewan, Ibu Nur Bintang, beserta timnya yang turut langsung terjun ke lapangan mengikuti proses penanaman pohon bersama masyarakat dan relawan.
Selain itu, pihak Perhutani yang dipimpin oleh Asper Perhutani, Bapak Sasmito, bersama jajaran anggotanya juga hadir dan berperan aktif dalam mengawal jalannya kegiatan. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan perlindungan terhadap area penanaman, sehingga tanaman yang ditanam dapat terjaga dari potensi kerusakan.
Acara diawali dari titik kumpul di Perhutani Dukuh Turi pada pukul 06.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan konvoi bersama menuju lokasi penanaman di Tuk Jaya, Dawuhan Sirampog (Hulu Sungai Keruh).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 500 orang peserta dari berbagai komunitas dan organisasi, di antaranya: Seven Adventure, Jaga Rimba Indonesia, Gagak Hitam, GEMPAS (Gerakan Masyarakat Peduli Alam Semesta), Save Slamet, SSBM, PC Brebes, serta komunitas lainnya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak ±400 bibit pohon berhasil ditanam.
Pergerakan ini diketahui diselenggarakan atas inisiasi dan arahan dari Bapak Andriyanto selaku Penasehat Team Seven Adventure, yang memiliki visi menjaga kelestarian hulu sungai.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Dalam keterangannya, ia menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan kegiatan ini.
“Kami berharap hulu Sungai Kali Keruh tetap aman dari potensi banjir. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat, khususnya para petani di wilayah hulu, agar tidak sembarangan menanam maupun menebang pohon. Mari kita jaga hutan kita bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, panitia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas penanaman, tetapi juga komitmen jangka panjang dalam merawat lingkungan.

“Kami berharap ke depan masyarakat Bumiayu dan Brebes Selatan bisa semakin aktif ikut menanam dan terlibat dalam kegiatan seperti ini. Tidak hanya menanam, tetapi juga ikut merawat dan menjaga agar pohon yang ditanam bisa tumbuh hingga besar dan memberikan manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pentingnya peran pohon bagi kehidupan manusia.
“Semua oksigen yang kita hirup berasal dari tanaman. Karena itu, menjaga dan merawat pohon adalah bagian dari menjaga kehidupan kita sendiri,” tambahnya.
Dengan semangat “Menjaga Alam Tetap Lestari”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, khususnya di kawasan hulu sungai sebagai penyangga ekosistem dan pencegah bencana.
( Mistam )


Komentar Klik di Sini