KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten berikan edukasi pencegahan kenakalan remaja kepada 190 peserta didik Sanggar Kegiatan Belajar. Materi potensi diri, konsekuensi hukum, hingga perencanaan masa depan kolaborasi bersama Dinas Pendidikan, Polres Klaten, dan SKB Klaten. Selasa (29/9)
Membangun kesadaran sejak dini agar masa depan tetap terjaga. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten hadir di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klaten untuk memberikan edukasi pencegahan kenakalan remaja sekaligus pembentukan karakter kepada 190 peserta didik Pendidikan Kesetaraan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Klaten, Kepala SKB Klaten, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Bapas Klaten, Kasat Binmas Polres Klaten, serta seluruh peserta didik yang hadir dengan antusias.

Tiga Materi, Satu Tujuan: Masa Depan yang Lebih Terjaga
Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya, Heri Pamungkas, menyampaikan tiga pokok bahasan yang dirancang khusus untuk menyentuh kesadaran remaja:
– Mengenal Potensi Diri dan Ancaman Berhadapan dengan Hukum mengenali kelebihan diri sekaligus memahami risiko perilaku yang melanggar aturan
– Konsekuensi Hukum dan Peran Bapas: Realita di Balik Jeruji gambaran nyata apa yang terjadi ketika seseorang terlibat tindak pidana, serta bagaimana Bapas mendampingi proses pemulihan
– Membangun Karakter Tangguh dan Merencanakan Masa Depan menumbuhkan keyakinan meraih cita-cita lewat jalan yang benar
“Masa depan kalian masih panjang. Setiap pilihan hari ini menentukan arah hidup. Kenali potensi diri, pilih pergaulan yang baik, dan jangan sampai terlibat hal yang membawa persoalan hukum,” pesan Heri di hadapan para peserta.
Ia juga menjelaskan peran Bapas bukan sekadar lembaga yang mengurus mereka yang sudah tersandung masalah, melainkan hadir sejak awal untuk mencegah agar tidak ada yang terjerumus.
Kolaborasi Agar Perlindungan Semakin Kuat
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari pihak Kepolisian melalui Kasat Binmas Polres Klaten. Sinergi ini menjadi bukti bahwa menjaga generasi muda bukan tugas satu pihak saja melainkan tanggung jawab bersama antara lembaga pemasyarakatan, kepolisian, dunia pendidikan, dan masyarakat.
Dengan pemahaman yang utuh, diharapkan peserta didik tidak hanya tahu aturan, tetapi mampu mengambil keputusan yang bijak, menjauhi perilaku berisiko, dan melangkah teguh menuju masa depan yang positif.
Mencegah lebih baik daripada memulihkan. Langkah Bapas Klaten ini bukan sekadar penyuluhan, melainkan investasi bagi masa depan agar setiap anak tumbuh sadar hukum, berkarakter kuat, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya. Semoga benih kesadaran yang ditanam hari ini tumbuh menjadi benteng yang melindungi mereka di masa mendatang.
( Desi )



Komentar Klik di Sini