CILACAP – METROPAGINEWS.COM || Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi mengoperasikan Command Center sebagai pusat pemantauan dan pengendalian layanan publik berbasis digital. Senin (19/1)2026)
Melalui fasilitas ini, aktivitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tindak lanjut aduan masyarakat dapat dipantau secara langsung dan terintegrasi.
Bupati Cilacap, Syamsul, menyampaikan bahwa keberadaan Command Center bukan sekadar alat pengawasan, melainkan sarana untuk memastikan seluruh pelayanan publik berjalan optimal dan responsif.
“Mulai dari kinerja OPD sampai tindak lanjut aduan masyarakat bisa kita pantau. Ini bukan hanya soal pengawasan, tetapi bagaimana memastikan pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Syamsul.
Selain itu, Command Center juga difungsikan untuk memantau implementasi berbagai program strategis pemerintah pusat di daerah. Di antaranya Koperasi Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, hingga layanan kesehatan gratis.
Data yang masuk dari lapangan akan dianalisis secara menyeluruh guna mengetahui wilayah atau program yang mengalami hambatan. Dengan demikian, kebijakan yang diambil pemerintah daerah dapat lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata.
“Semua sudah berbasis data. Ketika nanti kita bertemu dengan kementerian, tidak perlu lagi membawa dokumen kertas. Data sudah tersedia secara digital, real time, dan detail,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Cilacap juga berencana mengembangkan aplikasi layanan publik satu pintu. Aplikasi ini akan mengintegrasikan berbagai informasi dan kanal aduan masyarakat, sekaligus menampilkan progres tindak lanjut secara transparan.
“Masyarakat nantinya bisa memantau sendiri laporan aduannya, sudah sejauh mana prosesnya, siapa yang menangani, dan tindak lanjut apa yang dilakukan. Target kami, maksimal dua kali 24 jam sudah ada respons,” tambah Syamsul.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, menegaskan bahwa Command Center merupakan langkah konkret menuju terwujudnya pemerintahan yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, sistem ini memungkinkan koordinasi lintas OPD dilakukan secara daring dan real time, sehingga penanganan persoalan di daerah dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Setiap saat akan tersedia forum koordinasi untuk membahas berbagai persoalan di Cilacap. Kepala OPD harus siap dan siaga agar koordinasi bisa langsung dilakukan tanpa hambatan,” ujar Sadmoko.
Dengan diresmikannya Command Center, Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap integrasi layanan OPD, pengelolaan aduan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
(Sudarsono)


Komentar Klik di Sini