BerandaPemerintahDari Warga Untuk Warga Desa Bonyokan Klaten Bagikan THR 168 Juta Setelah...

Dari Warga Untuk Warga Desa Bonyokan Klaten Bagikan THR 168 Juta Setelah PAD Naik Berkat UMKM

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Desa Bonyokan Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten bagikan THR senilai 168 juta rupiah ke 1.122 KK dalam program “Dari Warga untuk Warga”, pembagian berlangsung 7 hari sesuai jumlah RW di desa.Rabu (11/3/2026)

 

Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, menyemarakkan hari raya tahun 2026 dengan tajuk “Dari Warga untuk Warga” yang memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh warganya pada Selasa (10/3/2026). Sebanyak 1.122 kepala keluarga (KK) menerima bantuan uang tunai sebesar Rp150.000 per KK, dengan total dana yang dibagikan mencapai Rp168 juta.

 

H.Surono Amd selaku Kepala Desa Bonyokan mengatakan,pembagian THR sudah dirancang secara kolaboratif dengan lembaga desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),dan berlangsung selama 7 hari berturut-turut, dengan setiap hari diperuntukkan bagi satu Rukun Warga (RW). Kegiatan ini ditutup pada hari ke-7 di RW terakhir, sesuai dengan jumlah total 7 RW yang ada di Desa Bonyokan.

20260310 223715 0000

Dana tersebut di jelaskan bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD), yang pemasukan utamanya didominasi dari hasil sewa kios yang berjalan lancar. Mengingat Desa Bonyokan tidak memiliki potensi sumber daya alam, mayoritas warganya adalah pedagang yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

 

Pasaran Legi: Ikon Budaya Yang Selalu Padat

 

Setiap kali memasuki hari Legi menurut tanggalan Jawa, pasar tradisional di Jatinom, dansekitar Desa Bonyokan,menjadi pusat keramaian yang tak terlupakan. Ratusan pedagang berkumpul untuk menjual berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan makanan segar, kerajinan tangan lokal, hingga barang dagangan lainnya. Keberadaan pasaran Legi dan pasar Legen bukan hanya menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang, tetapi juga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan identitas masyarakat Jatinom khususnya Desa Bonyokan.

 

“Kami fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menghidupkan sektor UMKM, yang akhirnya berdampak pada peningkatan PAD dan bisa dimanfaatkan kembali untuk kesejahteraan warga,” ujar Kepala Desa Surono yang baru menjabat satu periode.

 

Langkah strategis pengembangan UMKM telah menunjukkan hasil positif sejak tahun 2025, ketika pihak desa mengambil kebijakan pembebasan pajak bagi warga. Kebijakan tersebut tidak hanya membuat masyarakat senang tetapi juga mendorong pertumbuhan usaha lokal, yang berdampak pada kenaikan pendapatan desa tahun ini.

 

“Pembagian THR ini tidak pandang bulu , semua dapat, mau yang kaya atau miskin, semuanya dibagikan secara rata dan adil,” tegasnya.

20260310 223813 0000

Salah satu penerima THR, Simbah, mengaku sangat senang karena baru kali ini mendapatkan bantuan uang tunai yang bisa digunakan untuk keperluan lebaran, jelasnya.

 

Selain pembagian THR, Desa Bonyokan juga telah melakukan upaya penguatan UMKM dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan terkait izin usaha serta sertifikat halal. Sebanyak 600 pedagang telah berhasil memperoleh izin berusaha. Meskipun pendaftaran secara online cukup sulit, pihak desa tetap siap melayani warga yang membutuhkan bantuan.

 

“Sudah menjadi tugas kami melayani masyarakat, dan kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dari tahun ke tahun,” pungkas Surono.

 

 

Program pembagian THR Dari Warga untuk Warga” menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan mengelola pendapatan desa yang berasal dari aktivitas ekonomi lokal untuk kepentingan bersama.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini