KUPANG – METROPAGINEWS.COM || Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri Kupang sukses menyelenggarakan lomba pidato tingkat SMA/SMTK/SMK dan sederajat pada 10–11 Maret 2026.
Mengangkat tema “Pancasila Sebagai Identitas Bangsa”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan gagasan serta memperkuat kecintaan mereka terhadap tanah air.
Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari 26 sekolah berbeda. Para peserta tampil dengan penuh antusias menyampaikan pidato mengenai pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan pelajar serta memperkuat wawasan kebangsaan.
Ia menjelaskan bahwa sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri, IAKN Kupang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kebangsaan sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Melalui lomba pidato ini para siswa mendapatkan kesempatan untuk membangun kapasitas diri serta memahami secara mendalam ideologi berbangsa dan bernegara. Tema Pancasila sebagai identitas bangsa sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran nasionalisme di kalangan pelajar,” ujarnya.
Menurut Pria kelahiran Bali itu, dunia pendidikan baik di tingkat sekolah menengah maupun perguruan tinggi merupakan ruang yang sangat penting untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan akademik seperti lomba pidato, para pelajar dapat belajar menyampaikan gagasan sekaligus memperkuat pemahaman mereka tentang nilai-nilai kebangsaan.
Rektor juga menambahkan bahwa IAKN Kupang terus mendorong transformasi kelembagaan dengan membangun mentalitas kampus yang sadar komunitas.
Artinya, kata Rektor, kampus tidak hanya menjadi ruang belajar bagi civitas akademika, tetapi juga hadir untuk berkolaborasi dengan masyarakat luas baik dalam komunitas sosial maupun keagamaan.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
“Kampus harus menjadi ruang kolaborasi dan tempat tumbuhnya kompetensi multikultural. Pendidikan menjadi sarana penting untuk menanamkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan akademik seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari program kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain memberikan ruang pembelajaran bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi positif bagi masyarakat pendidikan untuk mengenal lebih dekat IAKN Kupang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Dekan FKIPK IAKN Kupang, Delsylia T. Ufi, menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan lomba pidato ini adalah untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
Menurutnya, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai hafalan semata, melainkan harus menjadi identitas yang diwujudkan dalam sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan identitas yang harus diamalkan dalam seluruh aspek kehidupan. Kami ingin nilai-nilai ini tertanam kuat di hati para siswa dan juga seluruh civitas akademika,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme peserta dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya minat pelajar untuk terlibat dalam kegiatan akademik yang memperkuat wawasan kebangsaan.
Ke depan, FKIPK IAKN Kupang berkomitmen untuk memperluas jangkauan kegiatan serupa dengan melibatkan peserta dari jenjang pendidikan yang lebih dini, termasuk siswa Sekolah Dasar.
Menurut Delsylia, penanaman nilai-nilai Pancasila perlu dimulai sejak usia dini agar generasi muda Indonesia dapat tumbuh dengan karakter kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi persatuan, serta mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa.
(Alberto)


Komentar Klik di Sini