Rabu, Februari 26, 2025

Lambannya Relokasi Pedagang PHJ, Kota Pematangsiantar Semakin Semrawut

Must Read
PEMATANGSIANTARMETROPAGINEWS.COM || Lambannya penanganan relokasi pedagang Gedung Empat Pasar Horas Jaya (PHJ) membuat kondisi Kota Pematangsiantar semakin semrawut. Para pedagang yang masih berjualan di Jalan Merdeka menyebabkan kemacetan parah, sementara pemerintah dinilai tidak mengambil langkah nyata. Sorotan tajam kini tertuju pada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaidi Sitanggang, dan Direktur Utama PD PHJ, Bolmen Sitorus. Jumat(7/2/2025). Pematangsiantar

Dengan pencabutan status tanggap darurat dan peralihan ke transisi pemulihan ekonomi, para pedagang tetap berjualan tanpa kejelasan relokasi. Akibatnya, tata kota semakin kacau, sampah menumpuk, dan ruang publik terganggu.

Pemerhati Pasar: Kota Jadi Kumuh, Pemko Harus Cepat Bertindak!

Larsen Simatupang, seorang pemerhati pasar dan pedagang senior, mendesak pemerintah untuk segera bertindak sebelum kondisi semakin memburuk.

“Seharusnya pemerintah mengajak pedagang berdiskusi agar pemindahan bisa berjalan baik. Jangan sampai kota ini semakin kumuh karena kebijakan yang setengah-setengah. Saat ini, pasar sudah tidak tertata, sampah berserakan, dan jalanan macet parah,” tegasnya.

Sementara itu, Lambas Panggabean, salah satu pedagang korban kebakaran, mengungkapkan keresahannya.

“Kami belum diajak duduk bersama lagi setelah pertemuan tahun lalu. Sampai sekarang tidak ada kepastian, padahal dampaknya semakin terasa. Kota ini jadi semrawut, dan kami pun bingung harus bagaimana,” ujarnya.

Relokasi ke Jalan Malanton Siregar Masih Dipertanyakan

Pedagang juga mempertanyakan efektivitas rencana relokasi ke eks Rumah Potong Hewan di Jalan Malanton Siregar.

“Kalau memang harus pindah, pemerintah harus memastikan tempatnya ramai dan layak. Jangan sampai kami dipindahkan ke lokasi yang sepi pembeli, yang justru membuat ekonomi kami semakin terpuruk,” ujar Mak Mega, seorang pedagang.

Masyarakat pun menilai pemerintah gagal dalam menata kota.

“Kalau dibiarkan seperti ini, Siantar bisa semakin kumuh dan macet. Pemko harus segera mencari solusi sebelum kondisinya makin sulit dikendalikan,” ujar seorang warga.

Desakan Evaluasi Sekda dan Dirut PD PHJ

Banyak pihak mendesak Wali Kota untuk segera mengevaluasi Sekda dan Dirut PD PHJ yang dinilai lamban dalam menangani permasalahan ini.

“Pemko harus segera turun tangan. Jangan biarkan kondisi pasar terus kacau tanpa solusi. Kalau tidak ada langkah nyata, bagaimana kota ini bisa tertata dengan baik?” ujar seorang pedagang.

Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, para pedagang dan masyarakat siap menggelar aksi untuk menuntut kejelasan. Pemerintah Kota Pematangsiantar harus segera mengambil tindakan sebelum situasi semakin tidak terkendali.

(S.Hadi Purba)

Facebook Comments

Latest News

Pemerintah Harus Mendukung Inovasi Untuk Menciptakan Mesin  Ekonomi Baru

JAKARTA - METROPAGINEWS.COM II Dr. Ir. Heru Dewanto ST. Msc (eng). IPU, pengajar di Universitas Pertahanan RI, bicara soal...

More Articles Like This


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/metropaginews/public_html/wp-includes/functions.php on line 5464