PURWAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Selama tiga pekan di bulan januari, tepatnya pada tanggal 8,15, dan 22, suasana di tiga titik Posyandu Desa lebih ramai dari biasanya. Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) memberikan warna baru dalam rutinitas layanan kesehatan bulanan di desa tersebut. Mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi terjun langsung membantu para kader posyandu.

Dengan sigap, mahasiswa membantu proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, hingga mencatat data perkembangan anak ke dalam buku pemantauan. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari banyaknya orang tua yang datang membawa balitanya, menciptakan interakasi yang hangat antara mahasiswa, kader, dan warga desa.

Sembari menunggu giliran pengukuran, para orangtua mendapatkan pembekalan berharga melalui penyuluhan mengenai pencegahan stunting.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Mahasiswa memaparkan pentingnya gizi seimbang serta pola asuh yang tepat untuk memastikan anak tumbuh dengan optimal sesuai usianya. Sebagai aksi nyata untuk mendukung pemenuhan gizi harian, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat bagi para balita.

Rangkaian kegiatan pendampingan ini membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Tegalsari, orang tua balita kini lebih waspada terhadap bahaya stunting dan memahami langkah praktis pencegahannya melalui asupan makanan. Pemberian PMT juga menjadi contoh bagi orang tua mengenai jenis camilan sehat yang dapat menunjang nutrisi anak dirumah.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNSIKA berharap semangat kolaborasi dalam menjaga kesehatan anak di Desa Tegalsari terus berlanjut, demi mewujudkan generasi masa depan yang bebas dari ancaman stunting.


Komentar Klik di Sini