KLATEN – METROPAGINEWS .COM || Lapas Klaten sukses memasarkan produk pembinaan WBP (puzzle edukatif & kerajinan) melalui SIPEKA PASTEN ke dinas pendidikan, perbankan, dan masyarakat via CFD serta platform digital.Selasa (9/12/25)
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Klaten terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui inovasi Sistem Pembinaan Lapas Klaten atau yang lebih dikenal sebagai SIPEKA PASTEN. Melalui program ini, berbagai produk hasil pelatihan , khususnya puzzle edukatif dan kerajinan tangan , berhasil dipasarkan secara lebih luas melalui kerja sama strategis dengan sejumlah pihak.

Dalam upaya memperluas jangkauan pemasaran, Lapas Klaten telah menjalin kolaborasi erat dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Hasilnya, produk puzzle edukatif mendapat respon positif dan mulai digunakan sebagai media pembelajaran kreatif di berbagai Taman Kanak-Kanak (TK) dan PAUD di bawah naungan dinas tersebut. Kerja sama ini menjadi langkah nyata yang mendukung pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat pembinaan kompetensi kerja bagi WBP.

Tidak hanya dengan instansi pendidikan, pemasaran produk juga dilakukan melalui kegiatan Car Free Day (CFD) Klaten bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan. Partisipasi Lapas Klaten dalam CFD membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat, memperkenalkan hasil karya WBP, serta memperkuat citra positif lembaga pemasyarakatan melalui produk kerajinan yang berkualitas dan layak jual.
Selain instansi pemerintah daerah, Lapas Klaten juga menggandeng sektor perbankan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Klaten menjalin kerja sama dengan membeli produk hasil pembinaan sebagai souvenir bagi nasabah. Kerjasama ini menjadi bukti bahwa produk WBP mampu bersaing dan memiliki nilai guna yang sebenarnya bagi dunia usaha.
Untuk mengikuti tren digital, Lapas Klaten juga memanfaatkan platform daring sebagai etalase produk. Melalui marketplace dan media sosial, masyarakat kini dapat mengakses dan membeli produk SIPEKA PASTEN dengan lebih mudah, transparan, dan cepat.
Kepala Lapas Klaten, Andik, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata transformasi pembinaan di Lapas Klaten. “Melalui SIPEKA PASTEN, kami memastikan bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi WBP melalui pemasaran yang terarah dan kolaboratif,” ujarnya.
Dengan kerja sama yang terus berkembang dan inovasi pemasaran yang berkelanjutan, SIPEKA PASTEN diharapkan tidak hanya menjadi jembatan kemandirian WBP, tetapi juga contoh keberhasilan lembaga pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan semua stakeholder.
(Desi)


Komentar Klik di Sini