BerandaDaerahLongsor di Irigasi Banyucindih Berdampak di 3 Desa

Longsor di Irigasi Banyucindih Berdampak di 3 Desa

BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Diperkirakan bulan November 2025 lalu, saluran irigasi yang berlokasi di Banyucindih, Desa Segobang, Kecamatan Licin Longsor akibat curah hujan tinggi dan kondisi tanah rawan longsor berdampak pada 3 desa yakni, Segobang , Desa Jelun dan Desa Gumuk, Selasa (14/4).

Sebagaimana data yang ada tepatnya 3 Nopember 2025 sudah dilaporkan ke BPBD yang telah meninjau kelokasi longsor. Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada respon dan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ataupun instansi terkait untuk mencarikan solusi pembangunan karena sejumlah petani dari 3 (tiga) wilayah desa yang dilalui aliran sungai Banyucindih mulai resah. 

Longsor di Irigasi Banyucindih Berdampak di 3 Desa
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Sepeti diungkapkan Kepala Desa (Kades), Imro’atul Husnah mengatakan berharap lahan pertanian yang longsor hampir 6 (enam) bulan ini cepat teratasi.

“Lahan pertanian warga rusak total kurang lebih 200 M2, Saluran air bersih dan irigasi yang mengaliri 3 Desa, yakni Desa Segobang, Desa Jelun dan Desa Gumuk yang saat ini sudah terputus total bisa teratasi akibat dari dampak bencana longsor,” Ungkapnya.

Disisi lain, mendekati musim kemarau sejumlah petani yang memanfaatkan saluran irigasi tersebut resah dan mengeluhkan karena tanamannya tidak bisa dialiri.

(Tyo)

Komentar Klik di Sini