KEBUMEN – METROPAGI NEWS COM || Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau Kabupaten Kebumen secara resmi menyatakan keluar dari wadah Rajawali Emas. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah untuk menjaga integritas, independensi, serta marwah organisasi.
Pernyataan resmi itu disampaikan dalam rapat konsolidasi internal yang dihadiri seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LSM Harimau Kebumen. Kegiatan tersebut digelar di Sekretariat PAC Sempor, Desa Selokerto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pada Selasa (23/6/2026).
Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus menyatakan komitmen untuk tetap menjalankan roda organisasi sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan sejak awal, serta menjaga independensi organisasi dalam menjalankan fungsi sosial dan kontrol masyarakat.
Ketua DPC LSM Harimau Kebumen, Toni Frandika Wiranata, menegaskan bahwa keputusan keluar dari Rajawali Emas merupakan sikap resmi organisasi yang diambil secara kolektif dan tanpa intervensi pihak mana pun.
“Terhitung sejak hari ini, LSM Harimau Kebumen tidak lagi memiliki hubungan maupun keterikatan dengan Rajawali Emas. Kami menolak segala bentuk pencatutan nama organisasi dalam kegiatan apa pun yang dilakukan oleh pihak tersebut.
Segala aktivitas yang mengatasnamakan LSM Harimau di luar keputusan resmi organisasi bukan menjadi tanggung jawab kami,” tegas Toni.
LSM Harimau Kebumen juga mengimbau masyarakat, instansi pemerintah, serta seluruh pihak terkait untuk memperhatikan pernyataan resmi tersebut guna menghindari kesalahpahaman mengenai posisi organisasi saat ini.
Melalui sikap yang disampaikan secara terbuka, LSM Harimau Kebumen menegaskan akan tetap fokus menjalankan program-program sosial, advokasi masyarakat, serta fungsi pengawasan yang berpihak kepada kepentingan publik tanpa terikat oleh kepentingan kelompok atau pihak tertentu.
Reporter: Royo


Komentar Klik di Sini