BerandaDaerahMahasiswa KKN Unsika Gelar Workshop “Biorebakan” di Desa Babakan, Dorong Pengelolaan Limbah...

Mahasiswa KKN Unsika Gelar Workshop “Biorebakan” di Desa Babakan, Dorong Pengelolaan Limbah Domba Berkelanjutan

PURWAKARTA — METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) telah melaksanakan workshop bertema “Biorebakan: Biorecycle Babakan” pada Kamis, 8 Januari 2026, di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini mengusung konsep biorecycle melalui pengolahan kotoran domba menjadi pupuk kompos organik sebagai salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN Unsika.

Workshop tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat desa, khususnya para peternak domba. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Babakan, Kepala Dusun 1, 2, dan 3, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua PKK, Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta jajaran perangkat desa lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan desa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Unsika.

Mahasiswa KKN Unsika Gelar Workshop “Biorebakan” di Desa Babakan, Dorong Pengelolaan Limbah Domba Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Kepala Desa Babakan Endin Sopiyudin menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Unsika yang menghadirkan solusi inovatif dan relevan dengan kondisi desa.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Babakan, terutama bagi para peternak dan petani. Limbah kotoran domba yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bernilai guna. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus diterapkan oleh masyarakat” ujarnya.

Workshop Biorebakan menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Unsika dalam mendorong pengelolaan limbah ternak secara bijak dan berkelanjutan. Melalui pendekatan biorecycle, kotoran domba yang selama ini hanya menjadi limbah diolah menjadi pupuk kompos organik yang ramah lingkungan serta mendukung sektor pertanian lokal.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Unsika memberikan pemaparan mengenai konsep dasar pengomposan, manfaat pupuk kompos berbahan kotoran domba, serta tahapan pembuatannya secara sederhana dan aplikatif. Peserta workshop juga dilibatkan secara langsung dalam praktik pembuatan kompos, mulai dari pencampuran bahan, proses fermentasi, hingga teknik perawatan kompos agar menghasilkan pupuk berkualitas.

Arip Rahman, salah satu peternak domba Desa Babakan yang mengikuti kegiatan ini mengaku mendapatkan wawasan baru.
“Selama ini kotoran domba hanya kami buang atau biarkan menumpuk. Setelah ikut workshop ini, saya jadi tahu kalau kotoran domba bisa diolah jadi pupuk yang bagus untuk tanaman. Ini sangat membantu kami karena bisa mengurangi biaya pupuk” ungkapnya.

Mahasiswa KKN Unsika Gelar Workshop “Biorebakan” di Desa Babakan, Dorong Pengelolaan Limbah Domba Berkelanjutan

Melalui workshop Biorebakan, mahasiswa KKN Unsika berupaya menghadirkan solusi sederhana namun berkelanjutan bagi masyarakat Desa Babakan yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan peternakan. Selain mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, penggunaan pupuk organik juga berperan dalam menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan pertanian ramah lingkungan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat desa dalam mengelola potensi lokal. Workshop Biorebakan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Babakan.

Komentar Klik di Sini