BerandaDaerahMelalui Program Desa Cerdas UMKM, KKN Unsika Dampingi UMKM Desa Babakan Go...

Melalui Program Desa Cerdas UMKM, KKN Unsika Dampingi UMKM Desa Babakan Go Digital Secara Door to Door

PURWAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan program kerja Desa Cerdas UMKM di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan pembuatan QRIS, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pendaftaran lokasi usaha pelaku UMKM di Google Maps.

Program kerja tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Unsika dalam mendorong percepatan transformasi digital UMKM desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan.

Melalui Program Desa Cerdas UMKM, KKN Unsika Dampingi UMKM Desa Babakan Go Digital Secara Door to Door

Dede Andriansyah, KASI pelayanan Desa Babakan menyampaikan apresiasinya terhadap program Desa Cerdas UMKM yang diinisiasi mahasiswa KKN Unsika. Menurutnya, program tersebut sangat membantu pelaku UMKM desa dalam memahami legalitas usaha dan pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha yang mana sebelumnya sudah terlaksana tapi belum maksimal.
“Program ini bagus sekali dan sesuai dengan perkembangan zaman yang serba digital. Semoga program ini dapat berdampak langsung ke UMKM Desa Babakan,” ujarnya.

Pelaksanaan program kerja ini dilakukan secara door to door dengan mendatangi langsung tempat usaha warga yang tersebar di tiga dusun. Metode tersebut dimaksudkan agar pendampingan dapat berlangsung lebih efektif, personal, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Melalui kunjungan langsung ke lokasi usaha, mahasiswa KKN Unsika membantu pelaku UMKM memahami pentingnya legalitas usaha melalui NIB, kemudahan transaksi non-tunai dengan QRIS, serta strategi pemasaran digital sederhana dengan mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps.

Kardun, salah satu pelaku UMKM di Desa Babakan mengaku terbantu dengan adanya pendampingan tersebut. Menurutnya, proses pengurusan legalitas dan digitalisasi usaha yang sebelumnya terasa rumit menjadi lebih mudah dipahami dengan bimbingan langsung dari mahasiswa KKN.
“Saya jadi lebih paham cara daftar NIB dan pakai QRIS. Sekarang usaha saya juga sudah muncul di Google Maps juga, jadi lebih gampang ditemukan pembeli,” ungkapnya.

Melalui Program Desa Cerdas UMKM, KKN Unsika Dampingi UMKM Desa Babakan Go Digital Secara Door to Door

Mahasiswa KKN Unsika berharap salah satu program kerja unggulan Desa Cerdas UMKM ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pelaku usaha di Desa Babakan. Selain tertib secara administrasi, UMKM desa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem UMKM desa yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing di era digital.

Komentar Klik di Sini