BerandaEntertainmentMusicMerawat Ingatan Budaya, Didin Marlin Kembangkan Magismaja

Merawat Ingatan Budaya, Didin Marlin Kembangkan Magismaja

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Musisi, peneliti independen, dan penggagas proyek Magismaja, Didin Marlin, terus mengembangkan sebuah inisiatif artistik yang berfokus pada pelestarian, interpretasi, serta revitalisasi warisan musik tradisional Indonesia melalui pendekatan kontemporer. (15/06/2026)

Melalui Magismaja, Didin berupaya mempertemukan arsip budaya, teknologi modern, dan ekspresi musikal masa kini dalam satu ruang kreatif yang mampu menjangkau generasi baru. Proyek ini lahir dari keyakinan bahwa rekaman-rekaman lama bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan sumber pengetahuan hidup yang masih dapat dipelajari, dipahami, dan dikembangkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Didin melakukan penelitian mendalam terhadap berbagai sumber arsip budaya, termasuk rekaman tradisi lisan dan musikal masyarakat Bugis yang direkam pada dekade 1970-an. Penelitian tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan karya-karya terbaru Magismaja.

Sebagai bagian dari komitmen etis dan akademis dalam pengelolaan warisan budaya, Didin telah memperoleh izin resmi untuk menggunakan dan mengolah sejumlah arsip suara Bugis dari Centre de Recherche en Ethnomusicologie (CREM), dengan dukungan serta persetujuan Dana Rappoport dan keluarga Christian Pelras. Kolaborasi ini memungkinkan arsip-arsip bersejarah tersebut dihadirkan kembali dalam konteks artistik yang menghormati sumber aslinya, sekaligus membuka ruang interpretasi baru bagi publik masa kini.

Merawat Ingatan Budaya, Didin Marlin Kembangkan Magismaja
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Bagi Didin Marlin, penggunaan arsip bukanlah upaya merekonstruksi masa lalu secara nostalgis, melainkan cara menjaga kesinambungan pengetahuan budaya agar tetap relevan di masa depan. Melalui karya-karya Magismaja, ia berharap generasi muda dapat kembali mengenal kekayaan tradisi Nusantara melalui bahasa musikal yang lebih dekat dengan zaman mereka.

Visi jangka panjang Magismaja adalah membangun ekosistem kreatif yang menghubungkan penelitian arsip, dokumentasi budaya, pertunjukan musik, pendidikan, serta kolaborasi lintas disiplin. Proyek ini diharapkan dapat menjadi salah satu platform yang berkontribusi terhadap pelestarian pengetahuan tradisional Indonesia melalui medium seni dan teknologi.

Dalam waktu dekat, Didin Marlin dijadwalkan tampil dalam perayaan Fête de la Musique 2026 Jakarta, sebuah ajang internasional yang mempertemukan musisi dari berbagai latar belakang budaya. Selain itu, ia juga tengah mempersiapkan showcase utama Magismaja yang akan digelar di Institut Français d’Indonésie (IFI) pada Agustus 2026.

Pertunjukan tersebut akan menampilkan perkembangan terbaru proyek Magismaja, termasuk eksplorasi artistik berbasis arsip suara Bugis serta berbagai pendekatan musikal kontemporer yang menjadi ciri khas karya-karyanya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Didin Marlin berharap Magismaja dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara arsip dan inovasi, serta antara warisan budaya lokal dan audiens global.

(Ysf)

Komentar Klik di Sini