KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||Polsek Delanggu jalin koordinasi dengan Bapas Klaten terkait aspek keamanan penanganan klien pemasyarakatan kasus terorisme. Sinergi antar instansi diperkuat agar pembimbingan berjalan aman, tertib, dan tetap humanis. Jumat (16/10)
Sinergi antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan sekaligus kelancaran pelaksanaan pembimbingan kepada klien pemasyarakatan. Hal ini terwujud melalui kunjungan rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dalam hal ini Aipda Dwi Windarto selaku Bhabinkamtibnas Desa Karang Polsek Delanggu, kepada Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Bapas Kelas II Klaten, Dede Hartono dan Suparjo. Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (16/10/2026) ini secara khusus membahas aspek keamanan dalam penanganan klien pemasyarakatan yang terkait dengan kasus terorisme.

Koordinasi untuk Antisipasi Risiko Sejak Dini
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat jaring komunikasi dan koordinasi antara Bapas Klaten dengan pihak kepolisian, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pembimbingan agar berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembimbing Kemasyarakatan tidak hanya bertugas membimbing dan mengawasi, tetapi juga harus senantiasa waspada terhadap aspek keamanan terutama saat menangani klien yang memerlukan perhatian khusus. Di sinilah peran koordinasi dengan aparat kepolisian menjadi sangat vital untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan sejak dini.
Pembimbingan yang Aman namun Tetap Humanis
Suparjo, Pembimbing Kemasyarakatan yang menerima kunjungan, menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan dan pendekatan yang manusiawi:
“Koordinasi dengan pihak kepolisian sangat penting, terutama dalam penanganan klien pemasyarakatan yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kami berharap pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai prosedur, tanpa mengesampingkan pendekatan yang humanis kepada klien,” ungkapnya.
Sementara itu, Aipda Dwi Windarto menyampaikan bahwa sinergi yang terjalin memungkinkan kedua belah pihak mengidentifikasi dan menanggulangi potensi risiko secara bersama-sama:
“Sinergi antara kepolisian dan Bapas perlu terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, potensi risiko keamanan dapat diantisipasi sejak dini sehingga pelaksanaan tugas masing-masing instansi dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.
Komitmen Berkelanjutan demi Keamanan dan Reintegrasi Sosial
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkokoh kerja sama antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam penanganan klien yang membutuhkan perhatian dan pengawasan secara khusus. Bapas Klaten berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembimbingan dan pengawasan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan kepolisian agar tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi keberhasilan proses reintegrasi sosial setiap klien di tengah masyarakat.
( Desi )



Komentar Klik di Sini