BerandaDaerahPKL Kelompok 7 Di Desa Pesucen Luncurkan Program “RESIK"

PKL Kelompok 7 Di Desa Pesucen Luncurkan Program “RESIK”

BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Rangkaian Edukasi Kebersihan Program “RESIK”, “Rangkaian Edukasi Kebersihan” yang merupakan program kerja diinisiasi oleh Kelompok 7 PKL Desa Pesucen sebagai wujud langkah preventif dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Kelompok 7 PKL di Desa Pesucen di Kecamatan Kalipuro selaku inisiator terdiri dari 9 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR, Erica Dwi Anantasya selaku penanggungjawab program menyatakan bahwa program ini diluncurkan dari hasil analisis situasi yang telah dilakukan sebelum pelaksanaan PKL berlangsung.

PKL Kelompok 7 Di Desa Pesucen Luncurkan Program “RESIK"

Hasil analisis situasi dan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat mengungkapkan bahwa sampah masih menjadi masalah serius di Desa Pesucen. Program RESIK hadir sebagai langkah preventif yang diberikan pada masyarakat khususnya pelaku rumah tangga penghasil limbah organik dan anorganik yang terdapat di 3 (tiga) dusun, diantaranya Dusun Krajan, Padangbaru dan Dusun Bangunrejo.

Lokasi pertama berlangsung pada tanggal 7 Januari lalu bertempat di Dusun Krajan. Sosialisasi Pengolahan Sampah dengan Metode 4R dan Praktek Pembuatan Eco-Enzyme Program RESIK merupakan rangkaian edukasi berupa sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah dengan metode 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat terkait cara pengolahan sampah yang baik dan benar agar lingkungan tetap terjaga.

Salah satu pengolahan sampah yang dilakukan pada kegiatan RESIK adalah pembuatan Eco-Enzyme yang merupakan cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik sisa buah dan sayuran dengan campuran gula merah dan air. Praktek pembuatan eco-enzyme sebagai salah satu solusi pengurangan sampah dan pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya pupuk alami yang meningkatkan kesuburan tanah, pestisida alami, pembersih alami untuk lantai, kamar mandi dan wastafel.

PKL Kelompok 7 Di Desa Pesucen Luncurkan Program “RESIK"
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Dan juga menggandeng Penggiat Lingkungan sebagai Pemateri, Kegiatan ini diawali dengan menyebarkan kupon undangan kepada masyarakat sekitar lokasi pada h-1 kegiatan, dan berhasil menghadirkan 25 orang.

“Hadirnya program ini sangat bagus sekali sebagai bentuk pengurangan sampah dengan memanfaatkan bahan sederhana yang mudah dicari oleh masyarakat seperti galon dan botol bekas”, Ungkap Bu Desy Darmawati Setyaning Utami, Selaku Penggiat Lingkungan.

Selain itu, Sejumlah mahasiswa juga membimbing ibu-ibu dalam praktek pembuatan ecoenzyme dengan arahan pemateri. Harapannya dengan adanya praktek ini, masyarakat bisa langsung mengimplementasikan apa yang telah dicontohkan di rumah masing-masing.

PKL Kelompok 7 Di Desa Pesucen Luncurkan Program “RESIK"

“Baru dengar ini eco-enzyme, ternyata manfaatnya sangat banyak sekali dan bisa mengurangi sampah, cara membuatnya juga mudah dengan memanfaatkan alat bahan yang ada”, Ujar Bu Istiqomah warga Dusun Krajan.

Kegiatan ini merupakan penerapan nilai SDGSs poin ke-12, yakni Responsible Consumption and Production.

(Tyo)

Komentar Klik di Sini