KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Polsek Jatinom bersama Polres Klaten siapkan pengamanan ketat untuk perayaan Sebaran Apem Yaa Qowwiyu 2026; siaga personil, pengaturan lalu lintas, dan himbauan keamanan bagi ribuan pengunjung.Minggu (26/7/2026)
Tradisi budaya perayaan sebaran Apem Yaa Qowwiyu 2026 yang berlangsung mulai tanggal 23 Juli hingga 31 Juli mendatang, dengan hari puncak pada tanggal terakhir, telah mendapatkan perhatian khusus dari pihak kepolisian. Polsek Jatinom, setelah melalui koordinasi lintas sektoral, telah melakukan langkah-langkah pengamanan ketat, baik melalui patroli wilayah maupun pengaturan lalu lintas dari awal pembukaan hingga puncak acara sebaran apem.
Polsek Jatinom dengan dukungan penuh dari Polres Klaten berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, optimal, dan maksimal, agar seluruh warga masyarakat yang menghadiri rangkaian acara Yaa Qowwiyu dapat melakukannya dalam situasi yang kondusif, aman, dan nyaman.

Kapolsek Jatinom AKP Damin, ketika ditemui di Polsek Jatinom pada Rabu siang (24/07/2026), menjelaskan secara rinci terkait kesiapan pengamanan kegiatan perayaan tersebut.
“Kami selalu melakukan koordinasi erat dengan Forkopimcam Jatinom, terutama dengan panitia penyelenggara. Ada jam-jam tertentu yang telah ditetapkan untuk penutupan arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan, dan setelah acara selesai, lalu lintas akan segera dibuka kembali seperti biasa,” jelas AKP Damin.
Ia menambahkan, “Kita menerapkan kebijakan yang fleksibel dalam pengaturan lalu lintas. Yang kami alihkan hanya kendaraan roda empat, sedangkan kendaraan roda enam dan roda dua masih dapat melintas dengan lancar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, AKP Damin menyampaikan bahwa sebanyak 20 orang anggota dari Polsek Jatinom telah siap untuk ditempatkan, dengan dukungan tambahan dari Polres Klaten dalam melakukan patroli keamanan.
“Untuk patroli malam hari, kami mendapatkan dukungan penuh dari Polres Klaten. Sedangkan untuk patroli siang hari, kami melakukan kolaborasi karena Polsek Jatinom juga harus mengampu wilayah desa-desa di kecamatan kami yang mungkin juga memiliki kegiatan lain. Polres selalu siap memberikan dukungan kapan saja diperlukan,” ujarnya.
“Jika diperlukan perkuatan personil yang lebih besar, saya tinggal mengkoordinasikan dengan Kapolres Klaten melalui Bapak Kabag Ops (Kepala Bagian Operasi). Berapapun jumlah personil yang dibutuhkan akan segera dibantu. Artinya, kami bekerja secara fleksibel sehingga tidak perlu menurunkan personil dalam jumlah berlebih, karena kami juga memperhatikan keseimbangan dengan kegiatan operasional sehari-hari agar tidak terlalu mencolok,” tandasnya.
Pada hari puncak acara sebaran apem yang diperkirakan akan dihadiri oleh ratusan ribu warga dari Solo Raya dan sekitarnya, AKP Damin menyampaikan bahwa pengamanan akan langsung mendapatkan dukungan penuh dari Polres Klaten. Tim yang akan ditempatkan antara lain dari divisi INTEL dan RESKRIM untuk melakukan pengawasan dan pengendalian keamanan (glidik) dalam rangka mengantisipasi adanya tindakan penjambretan. Selain itu, masalah arus lalu lintas juga akan mendapatkan dukungan penuh dari Kasat Lantas terkait penutupan arus, penanganan kepadatan lalu lintas, serta pengaturan parkir yang dilakukan secara koordinasi dengan Dinas Perhubungan (DISHUB) dan seluruh stakeholder terkait.
Pengamanan yang matang dan koordinasi lintas pihak menjadi kunci kesuksesan acara budaya yang dihadiri ribuan orang. Semoga perayaan Sebaran Apem Yaa Qowwiyu 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam hal keamanan. Mengingat jumlah pengunjung yang banyak, mohon untuk tidak sampai kehilangan anak-anak atau anggota keluarga yang dibawa. Selain itu, harap selalu menjaga keamanan barang bawaan seperti dompet, perhiasan, dan perangkat elektronik seperti HP,” ungkap AKP Damin.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar pada hari H perayaan, masyarakat menghindari memakai perhiasan serta tidak membawa uang dalam jumlah berlebihan sebagai langkah antisipasi terhadap tindakan penjambretan atau kecopetan.
“Kami juga khususnya menghimbau kepada anak-anak muda di wilayah Kecamatan Jatinom untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban acara, jangan terpengaruh kesenangan sesaat, dan jangan membawa senjata tajam (sajam) atau barang berbahaya lainnya. Tindakan semacam itu tidak akan memberikan manfaat apapun dan pasti akan ditindak secara tegas oleh pihak kepolisian. Sebelum hal buruk terjadi, kami mengajak kembali untuk memanfaatkan masa muda dengan hal-hal positif seperti belajar dan mengikuti kegiatan produktif lainnya,” pungkasnya.
(Pusoko)


Komentar Klik di Sini