BerandaDaerahSpanduk Larangan Buang Sampah Dicopot OTK, Kades Wongsorejo Siap Pasang CCTV dan...

Spanduk Larangan Buang Sampah Dicopot OTK, Kades Wongsorejo Siap Pasang CCTV dan Viralkan Pelaku

BANYUWANGI – METROPAGINEWS.COM || Kepala Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Abdul Bakar, mengaku geram setelah banner imbauan larangan membuang sampah yang dipasang Pemerintah Desa ” Pemdes” di sekitar Jembatan Bungkalengan raib dijarah Orang Tak Dikenal (OTK), Jum’at (13/3).

Banner bertuliskan “Jangan Buang Sampah di Aliran Sungai” lengkap dengan peringatan mengenai aturan dan sanksi pelanggaran membuang sampah sembarangan itu kini sudah tidak ada lagi di lokasi.
Di tempat bekas pemasangannya, hanya tersisa kawat tali yang masih menempel di tiang kayu, menandakan banner tersebut dicopot secara paksa.

Spanduk Larangan Buang Sampah Dicopot OTK, Kades Wongsorejo Siap Pasang CCTV dan Viralkan Pelaku

Menanggapi kejadian tersebut, Kades Abdul Bakar berencana memasang kamera pemantau atau CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui pelaku yang kerap membuang sampah maupun pihak yang merusak fasilitas imbauan tersebut.

“Pemdes akan pasang CCTV agar mengetahui pelakunya, dan nanti kita viralkan di media sosial supaya warga yang masih membandel buang sampah di situ bisa jera,” Ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Wongsorejo bersama warga sempat melakukan kerja bakti membersihkan area sekitar jembatan tersebut. Namun tidak lama setelah kegiatan itu, lokasi kembali dipenuhi sampah karena masih dijadikan tempat pembuangan liar.

BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider

Pemdes pun kembali melakukan pembersihan dan memasang spanduk larangan membuang sampah. Namun upaya tersebut seolah tidak diindahkan. Bahkan, spanduk yang dipasang sebagai bentuk imbauan justru dicopot oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Baru seminggu dipasang supaya masyarakat tahu, tapi tetap saja ada yang buang sampah di situ, apalagi biasanya dilakukan malam hari. Akibatnya tempat itu kembali kotor. Kami sebagai pemerintah desa tentu merasa malu jika lingkungan terlihat kumuh,” Jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi tersebut merupakan jalur strategis karena berada di akses jalan masuk menuju Kabupaten Banyuwangi sekaligus jalur menuju Bali. Karena itu, pihak desa ingin menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sesuai dengan program Banyuwangi ASRI yang dicanangkan pemerintah daerah.

Spanduk Larangan Buang Sampah Dicopot OTK, Kades Wongsorejo Siap Pasang CCTV dan Viralkan Pelaku

Selain pemasangan CCTV, Pemdes Wongsorejo juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui para ketua RT serta berbagai kegiatan warga.

“Nanti para RT akan kami kumpulkan untuk menyampaikan hal ini. Di mana pun ada pertemuan warga, termasuk pengajian, akan kami himbau agar disampaikan kepada masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai karena bisa merugikan banyak orang,” pungkasnya.

(Tyo/Venus)

Komentar Klik di Sini