BerandaPendidikanStanford Akui Prestasi Prof. Yantus Neolaka & Dr. Redi Pingak, Ilmuwan Undana...

Stanford Akui Prestasi Prof. Yantus Neolaka & Dr. Redi Pingak, Ilmuwan Undana Tembus Top 2% Scientists Global

KUPANG – METROPAGINEWS.COM || Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan tinta emas di kancah akademik internasional. Dua dosen sekaligus peneliti terbaiknya, Prof. Yantus A.B. Neolaka dan Dr. Redi Kristian Pingak, berhasil menembus daftar bergengsi World’s Top 2% Scientists tahun 2025 yang dirilis Stanford University bekerja sama dengan penerbit ilmiah terkemuka, Elsevier.

 

Capaian ini menjadi bukti bahwa kampus yang berbasis di Kupang, Nusa Tenggara Timur, mampu melahirkan ilmuwan dengan kontribusi penelitian berpengaruh di tingkat global.

Prof. Yantus, akademisi di bidang Kimia, kembali mengharumkan nama Undana dan Indonesia. Dalam pemeringkatan 2025, ia tercatat berada di peringkat 131.244 dunia dengan bidang utama Enabling & Strategic Technologies dan sub-bidang Chemical Physics. Di sub-bidangnya, ia menempati peringkat 1.783, dengan indikator akademik yang solid: H-index 13 dan Hm-index 2.

Bukan kali pertama namanya masuk dalam daftar bergengsi ini. Pada 2024 lalu, Prof. Yantus bahkan menorehkan pencapaian lebih tinggi dengan menduduki peringkat ke-51 dari 223.153 akademisi dunia serta masuk dalam 150 ilmuwan Indonesia paling berpengaruh. Konsistensi riset dan dedikasinya dalam bidang kimia menegaskan posisi Undana sebagai pusat lahirnya peneliti berkelas dunia.

Selain Prof. Yantus, Dr. Redi Kristian Pingak, peneliti di bidang Fisika, juga ikut mencatat prestasi membanggakan. Dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2025, ia berada di peringkat 259.821 dunia, dengan bidang utama Physics & Astronomy dan sub-bidang General Physics.

Di kategori tersebut, Dr. Redi berhasil menempati peringkat ke-1.397 dari 83.749 penulis ilmiah internasional. Pencapaian ini semakin bermakna dengan indikator akademik yang ia miliki, yakni H-index 9 dan Hm-index 3,04. Angka ini menunjukkan produktivitas serta pengaruh nyata publikasi ilmiah Dr. Redi, yang banyak dijadikan rujukan oleh peneliti lain di bidang fisika di berbagai belahan dunia.

Daftar Top 2% Scientists merupakan pemeringkatan tahunan berbasis data Scopus yang dilakukan Stanford University bersama Elsevier. Penilaian dilakukan menggunakan berbagai indikator, mulai dari jumlah sitasi, H-index, sitasi terboboti, hingga dampak penelitian jangka panjang. Daftar ini dipandang sebagai salah satu barometer paling kredibel dalam mengukur pengaruh seorang ilmuwan di kancah internasional.

Kebanggaan untuk NTT dan Indonesia
Prestasi Prof. Yantus dan Dr. Redi bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga pencapaian kolektif bagi Undana, NTT, dan Indonesia Timur.

Kehadiran dua nama dalam daftar ilmuwan top dunia ini menunjukkan bahwa kualitas riset di Undana semakin diakui dan memberi kontribusi penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan global. Dengan capaian ini, Undana menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang mampu bersaing dan memberi sumbangsih nyata bagi dunia akademik internasional.

Reporter: Alberto L

Komentar Klik di Sini