KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten jalankan pembinaan kemandirian lewat penanaman bibit kubis. WBP terlibat langsung siapkan lahan, tanam, rawat. Hasil bermanfaat sekaligus melatih disiplin, tanggung jawab, kerja sama. Bekal hidup saat kembali ke masyarakat. Sabtu (3/10)
Menanam bukan sekadar menaruh benih ke tanah, melainkan menanam harapan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten terus mewujudkan pembinaan yang produktif dan bermakna bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu bentuk nyatanya adalah kegiatan penanaman bibit sayuran kubis di area lahan pertanian lingkungan Lapas.
Terlibat Langsung, Belajar dari Awal Hingga Akhir
Warga binaan dilibatkan sepenuhnya dalam proses budidaya bukan sekadar menonton. Mulai dari menyiapkan lahan, menanam bibit, hingga merawat tanaman agar tumbuh sehat. Setiap tahap dikerjakan bersama, melatih ketelatenan serta kesabaran yang menjadi dasar pertumbuhan apa pun.

Lebih dari Sekadar Hasil Panen Membentuk Karakter
Kegiatan ini bukan hanya untuk menghasilkan sayur yang bermanfaat bagi konsumsi bersama. Di balik tanah yang digarap, tertanam nilai-nilai yang jauh lebih berharga:
– Disiplin hadir tepat waktu, menjalankan tugas rutin
– Tanggung jawab memastikan tanaman terawat dan tumbuh baik
– Kerja sama saling bantu mengerjakan bagian masing-masing
– Kemandirian memahami proses menghasilkan sesuatu dari nol
Keterampilan yang diperoleh di lahan ini diharapkan menjadi bekal nyata: saat kembali ke masyarakat, mereka memiliki keahlian yang dapat diandalkan untuk menghidupi diri dan keluarga.
Setiap bibit yang ditanam adalah simbol perbaikan diri. Semoga kubis yang tumbuh subur kelak menjadi bukti nyata dari lahan yang sederhana lahir pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama.
( Desi )



Komentar Klik di Sini