BerandaEkonomiTembus Rp25 Juta per Hari, Perajin Parcel di Cilacap Banjir Pesanan

Tembus Rp25 Juta per Hari, Perajin Parcel di Cilacap Banjir Pesanan

CILACAP – METROPAGINEWS.COM ||  Menjelang Hari Raya Idul fitri, pelaku usaha satu ini mengalami lonjakan pesanan yang signifikan. Hal itu, dialami oleh Lia Riawati perajin parsel asal Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

 

Lia mengaku, pesanan melonjak tinggi semenjak awal bulan Ramadhan. Bahkan, sebelum bulan puasa lalu, sudah banyak pesanan parsel buatannya untuk lebaran mendatang.

“Bulan Desember kemarin kita sudah produksi, banyak sekali konsumen yang sudah tahu. Sebelumnya, mereka telah mengisi list pesanan parcel dengan berbagai macam model, ukuran dan bentuk”, ujar Lia kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Parsel yang diproduksi Lia sangat beraneka ragam, mengenai ukuran bahkan isi didalamnya. Mulai dari ukuran minimalis hingga ukuran besar dengan isian lengkap.

“Kalau kita produksinya sembako ya, kayak gula, teh, sirup, kue kering, kue kaleng juga gitu,” ungkap Lia.

Ditanya mengenai harga juga sangat bervariasi. “Kalau untuk harga kita ada yang ekonomis hanya Rp50 ribu sampai Rp300 ribu saja, itu tergantung permintaan dari konsumen,” terang ibu rumah tangga ini.

Bentuk parsel yang diproduksi Lia, tidak hanya dikemas dalam bentuk hampers, melainkan dalam bentuk kardus. Sehingga pelanggan dapat memilih beberapa jenis varian parsel sesuai keinginan mereka.

“Bungkus parselnya ada yang terbuat dari plastik, ada yang kardus juga, tergantung permintaan dari konsumen,” kata Lia.

Lantaran melonjaknya pesanan dalam sehari, Lia memproduksi 100 hingga 200 paket parsel, dibantu sepuluh orang karyawannya.

“Sekarang zamannya sosial media, kita juga share di berbagai platform. Makanya banyak sekali permintaan, jadi mereka melihat postingan di Facebook terus order ke kita,” bebernya.

Usaha parsel lebaran yang digeluti selama bertahun-tahun ini, nyatanya membuahkan hasil. Tidak hanya bisnis yang menjanjikan, namun sangat menguntungkan bagi Lia. Tak main-main, omset yang diperoleh dari hasil usahanya mencapai puluhan juta per harinya.

“Kalau pendapatan, kita bikin sekitar 100 sampai 200 parsel, itu kisaran Rp20 juta sampai Rp25 juta,” ungkap Lia.

Dari pemesan, bukan hanya dari Cilacap saja. Namun, dari luar daerah seperti Jakarta, Jawa Barat bahkan Jawa Timur pun sudah merambah.

“Yang pesan bukan hanya sekitaran sini ya, tapi dari Cilacap kota kaya Limbangan, terus Jeruk legi, Sawangan. Di Banyumas juga ada, Kebumen, sampai Banjarnegara,” papar Lia.

“Kalau untuk luar kota sudah sampai ke Jawa Timur, persisnya Madiun. Di Jawa Barat, yang terbanyak wilayah Jakarta bahkan Karawang juga ada,” pungkasnya.

(S.madi)

Komentar Klik di Sini