KLATEN – METROPAGINEWS.COM || WMP CUP 2026 sukses digelar di Eternal Billiard Klaten! Omjang, pemiliknya, bagikan kisah inspiratif bagaimana biliar bisa jadi terapi narkoba dan kesehatan, dengan banyak bakat lokal yang menonjol.Jumat (26/6/2026)
Turnamen biliar bergengsi memperebutkan Piala WMP CUP resmi berakhir dengan sukses setelah berlangsung selama empat hari. Ajang yang diselenggarakan oleh PT Wis Makmur Perkasa (PT WMP) perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan pasir ini berlangsung di Eternal Billiard, tempat yang kini menjadi salah satu lokasi favorit dan andalan pencinta olahraga biliar di wilayah Klaten.

OMJANG: DARI HOBI BERMAIN BILIAR MENJADI USAHA BERMANFAAT
Di balik kelancaran acara ini, ada sosok Endro Raharjo, atau akrab disapa Omjang, pemilik tempat yang dikenal enerjik dan penuh semangat. Sejak muda, ia sudah memiliki hobi bermain biliar, dan kini mewujudkan hobinya menjadi sebuah usaha yang memberikan manfaat bagi banyak orang.
Eternal Billiard didirikannya di Dusun Bareng, Klaten, tepatnya di kawasan pojok Hutan Kota Sungkur. Lokasinya sangat strategis, berada di tengah kota, menawarkan suasana nyaman dan asri, serta dilengkapi lahan parkir yang luas untuk kenyamanan pengunjung.
Tempat ini baru berdiri selama dua tahun, namun sudah memiliki fasilitas yang memadai: bangunan dua lantai yang dilengkapi dengan 18 meja biliar standar, serta tersedia area kafe untuk bersantai setelah bermain. Eternal Billiard buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB, dengan tarif pemakaian meja Rp20.000 per jam pada siang hari dan Rp35.000 per jam pada malam hari.

BILIARD SEBAGAI TERAPI: DAPAT MENYELAMATKAN HIDUP DAN BAWA KESEHATAN
Di sela-sela kesibukan turnamen, Omjang sempat berbagi kisah unik dan inspiratif kepada awak media. Menurutnya, olahraga biliar bukan sekadar permainan biasa, melainkan bisa menjadi terapi yang nyata bagi kesehatan dan perubahan hidup.
BILIAR SEBAGAI TERAPI ANTI NARKOBA
Pemilik Eternal Billiard, Endro Raharjo (Omjang), mengungkapkan bahwa olahraga biliar telah menjadi harapan bagi banyak orang yang dulunya terjerat dalam masalah narkoba. “Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri, betapa banyak orang yang dulunya terjerat narkoba bisa merubah hidupnya setelah mulai bermain biliar. Mereka menemukan fokus baru, lingkungan positif, dan bisa keluar dari lingkaran setan yang telah merusak hidup mereka bertahun-tahun,” ujarnya dengan emosi yang terkontrol.
Ia menambahkan bahwa banyak dari mereka yang kini telah pulih dan bahkan menjadi pemain biliar handal. “Biliar bukan hanya permainan, tapi jalan bagi mereka untuk kembali kepada Tuhan dan meninggalkan segala bentuk ketergantungan yang merusak. Ini adalah bukti bahwa kita bisa bangkit dari kedalaman kegelapan narkoba,” jelasnya.
Ia juga menambahkan manfaat lain yang tak disangka: “Bahkan bagi mereka yang sering mengeluh sakit pinggang, keluhannya bisa berkurang atau hilang setelah rutin bermain. Tanpa disadari, gerakan saat bermain menjadi terapi fisik yang alami untuk memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.”

MELURUSKAN PANDANGAN SALAH KAPRAH TENTANG OLAHRAGA BILIAR
Omjang juga meluruskan pandangan yang seringkali salah kaprah tentang olahraga ini di masyarakat. “Biliar bukan sekadar main sodok bola seperti yang banyak dianggap sebagian orang. Olahraga ini sudah tergabung dalam organisasi resmi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) dan diakui sebagai cabang olahraga yang bergengsi,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Bahkan sekarang sudah banyak wanita yang menggemari dan menekuninya secara profesional, sehingga tidak lagi dianggap tabu. Banyak dari mereka yang memiliki kemampuan dan prestasi yang tak kalah dengan pemain pria.”
Omjang juga menyampaikan harapannya agar olahraga ini semakin berkembang ke arah positif, terutama bagi generasi muda. Hal ini terlihat nyata dalam WMP CUP kali ini, di mana dua peserta yang masih duduk di bangku SMP berani tampil bersaing di kelas profesional.
“Saya senang melihat anak sekolah ikut serta. Biliar adalah olahraga untuk segala usia, melatih ketelitian, kesabaran, dan kemampuan strategi berpikir. Semoga tempat ini terus menjadi wadah yang positif bagi siapa saja, dari pemula hingga atlet yang ingin mengasah kemampuan,” tambahnya.

LEBIH DARI 270 PESERTA IKUT SUKSES, BAKAT LOKAL KLATEN MENONJOL
Dalam turnamen itu sendiri, tercatat diikuti oleh sekitar 180 peserta untuk kelas pemula dan menengah, serta 96 atlet di kelas profesional yang datang dari berbagai daerah seperti Surakarta, Yogyakarta, Ngawi, Pati, Salatiga, hingga Boyolali. Salah satu hal yang membanggakan, terungkap bahwa banyak pemain berbakat asli Klaten yang mampu bersaing setara bahkan menunjukkan performa luar biasa dengan peserta dari luar daerah.
Pada puncak pertandingan, Dardi yang mewakili tim PT WMP berhasil keluar sebagai juara pertama kelas profesional. Ia berhak membawa pulang piala utama beserta hadiah uang tunai senilai Rp12.000.000.
KERJA SAMA PT WMP DAN ETERNAL BILLIARD DIHARAPKAN BERLANJUT
Direktur Utama PT WMP, Widodo, mengapresiasi kerja sama yang baik dengan Eternal Billiard dan Omjang dalam menyelenggarakan WMP CUP 2026. “Tempat ini sangat layak dan pengelolaannya bagus, memberikan kenyamanan dan suasana yang mendukung untuk berkompetisi. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, sehingga olahraga biliar di Klaten semakin maju dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mewakili daerah hingga tingkat nasional,” pungkasnya.
( Desi )


Komentar Klik di Sini