KARAWANG – METROPAGINEWS.COM || Ecoprinting adalah metode pencetakan berkelanjutan yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan sayuran untuk menciptakan desain yang unik dan ramah lingkungan. Pentingnya ecoprinting terletak pada kemampuannya untuk mengurangi dampak lingkungan dari metode pencetakan tradisional, yang seringkali melibatkan penggunaan bahan kimia berbahaya dan bahan sintetis.
Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang yang sedang menjalani Studi Kerja Nyata (KKN) Tahun 2024 menyelenggarakan program pelatihan ecoprinting untuk anggota masyarakat desa Tegalsawah. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep ecoprinting dan signifikansinya dalam mendorong kehidupan berkelanjutan.

Selama pelatihan ecoprinting, ibu-ibu PKK dan kader Posyandu diberikan pengalaman langsung dalam membuat ecoprint dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti daun Jati. Pelatihan dilakukan oleh mahasiswa KKN yang memberikan petunjuk dan panduan langkah demi langkah untuk memastikan peserta memahami proses ecoprinting. Pelatihan ini juga mencakup sesi uji coba seminggu sebelum pelatihan sebenarnya, dimana para mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan ecoprint menggunakan daun Jati kepada para peserta.
BACA JUGA : Kasus Perampokan di Kedungreja Disidangkan, Tak Ada Saksi yang Meringankan
Pelatihan langsung ini memungkinkan para peserta untuk mendapatkan pengalaman praktis dalam menciptakan desain ramah lingkungan dan mendorong mereka untuk mengeksplorasi kemungkinan menggunakan bahan-bahan alami dalam kehidupan sehari-hari.



Komentar Klik di Sini