BerandaBerita POLRIApel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, 690 Personel Gabungan Amankan Idulfitri...

Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, 690 Personel Gabungan Amankan Idulfitri Di Klaten  

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Pemerintah Klaten gelar apel pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 dengan 690 personel gabungan, siap amankan arus mudik dan Idulfitri 1447 H selama 13 hari dengan berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat.Jumat ( 13/3/2026)

 

Pemerintah Kabupaten Klaten bekerja sama dengan Polres Klaten dan TNI menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 sebagai bentuk kesiapan total dalam pengamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Sebanyak 690 personel gabungan dari berbagai unsur siap ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang wilayah Klaten untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan lebaran.

 

Acara apel yang berlangsung di Lapangan KSDC Polres Klaten pada Kamis (12/3/2026) dipimpin langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, bersama Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi dan Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Klaten, perwakilan instansi pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta berbagai mitra kerja kepolisian.

 

Personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari berbagai pihak, antara lain Korps Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta organisasi kemasyarakatan dan relawan yang bersedia membantu. Selama operasi yang berjalan selama 13 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, mereka akan ditempatkan di tujuh pos pengamanan utama dan dua pos pengamanan di kawasan wisata sepanjang jalur mudik yang melintas di Kabupaten Klaten.

 

Dalam menyampaikan amanat Kapolri, Bupati Klaten menegaskan bahwa apel ini bukan hanya sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, tetapi juga sebagai komitmen bersama dalam membangun sinergi lintas sektor untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Kita harus memastikan bahwa proses mudik pulang kampung dan perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat Klaten maupun yang melintas melalui wilayah kita,” ucapnya dengan tegas.

 

Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 melibatkan lebih dari 161 ribu personel dari berbagai komponen keamanan dan penunjang. Kementerian Perhubungan memperkirakan potensi pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini mencapai angka 143,9 juta orang. Meskipun jumlah ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah tetap melakukan antisipasi matang terhadap potensi lonjakan mobilitas dengan menerapkan berbagai strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang terpadu.

 

Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh pihak terkait dalam menyukseskan operasi ini. “Kami siap berkolaborasi erat dengan semua elemen masyarakat dan instansi terkait untuk memastikan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan dengan sukses,” katanya. Polres Klaten telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan, seperti layanan derek kendaraan gratis, penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara mobile, serta tempat istirahat yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dasar. Lima tim khusus urai kemacetan juga telah siap untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, terutama di sekitar area Exit Tol Prambanan yang menjadi salah satu titik paling padat selama musim mudik.

 

Pemerintah Kabupaten Klaten memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 melalui pemberian personel tambahan, pengadaan sarana prasarana, serta dukungan anggaran untuk keperluan operasional. Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan memeriksa kondisi kesehatan sebelum berangkat berpergian, serta jangan ragu untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan di setiap pos pengamanan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini