KLATEN – METROPAGINEWS.COM ||
Polres Klaten menyalurkan bantuan sosial berupa 1 ton beras kepada paguyuban tukang becak, ojek pangkalan, dan warga kurang mampu di sekitar Alun-Alun Kabupaten Klaten, Kegiatan yang berlangsung di dua titik, yakni Masjid Al-Aqsa dan kawasan Alun-Alun ini, melibatkan Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi, jajaran pejabat utama Polres Klaten, beserta Bhayangkari Cabang Klaten (16/4/2026).
Penyaluran terdiri dari 200 paket beras yang masing-masing dikemas untuk membantu kebutuhan pokok keluarga penerima. Sasaran utama kegiatan ini adalah pekerja sektor informal yang penghasilannya rentan terhadap fluktuasi ekonomi, seperti tukang becak dan pengemudi ojek pangkalan. Selain bantuan materi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan dukungan moral dan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan komitmen institusi kepolisian untuk hadir lebih dari sekadar menjaga keamanan. “Polres Klaten hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada sektor informal. Bantuan ini bukan sekadar sembako, tetapi juga bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada warga,” ujar Kapolres.
Faruk Rozi menekankan bahwa pendekatan kepolisian harus bersifat humanis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami ingin membangun kepercayaan melalui tindakan nyata. Ketika masyarakat merasakan kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari, hubungan antara institusi dan publik akan semakin kuat,” tambahnya. Pernyataan Kapolres menjadi titik tekan acara, karena menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal penguatan ikatan sosial.
Penyaluran bantuan dilakukan secara tertib dengan melibatkan personel Polres dan relawan Bhayangkari. Di lokasi Masjid Al-Aqsa, ratusan tukang becak dan ojek antri dengan tertib untuk menerima paket beras. Di Alun-Alun, suasana serupa terlihat saat paket dibagikan kepada warga sekitar yang terdaftar sebagai penerima manfaat.
Seorang tukang becak yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa terima kasihnya. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Harga kebutuhan naik, penghasilan tidak menentu. Kehadiran polisi memberi semangat baru,” ujarnya. Ucapan serupa datang dari pengemudi ojek pangkalan yang menyatakan bahwa paket beras membantu meringankan beban belanja keluarga selama beberapa hari ke depan.
Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Klaten untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat. “Kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan secara berkala. Kami ingin memastikan bahwa Polres Klaten tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan,” kata Suwoto.
Menurut Suwoto, sinergi yang terjalin melalui kegiatan sosial akan berdampak positif pada upaya menciptakan situasi yang kondusif. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kepedulian diyakini mampu menumbuhkan rasa saling percaya antara aparat dan warga, sehingga kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban dapat berjalan lebih efektif.
Kapolres Faruk Rozi turut menyampaikan bahwa penyaluran 1 ton beras ini merupakan bagian awal dari serangkaian kegiatan sosial yang direncanakan Polres Klaten. “Kami akan terus memetakan kelompok rentan yang membutuhkan bantuan dan merancang program yang tepat sasaran. Harapannya, bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Faruk juga mengajak elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam program sosial. Ia menegaskan bahwa peran serta komunitas lokal, organisasi kemasyarakatan, dan pihak swasta sangat penting untuk memperluas jangkauan bantuan dan memastikan keberlanjutan program.
Kegiatan penyaluran 200 paket beras oleh Polres Klaten ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan wujud nyata komitmen institusi kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan menekankan pernyataan Kapolres AKBP Moh. Faruk Rozi tentang kepedulian dan pendekatan humanis, acara ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara jajaran kepolisian dan warga, serta memberi dampak langsung bagi mereka yang paling membutuhkan. Polres Klaten berjanji akan melanjutkan inisiatif serupa sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan upaya menjaga keharmonisan komunitas.
( Pitut Saputra )

