GRESIK — METROPAGINEWS.COM || Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, H. Khusnul Hamidi, bersama jajaran pengurus harian melakukan silaturahim ke Kantor PCNU Gresik pada Sabtu (30/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antar organisasi kemasyarakatan (ormas), memperkuat komunikasi, serta membangun sinergi dalam menjaga kerukunan dan kondusivitas di Kabupaten Gresik.
Rombongan LDII Gresik diterima langsung oleh Ketua PCNU Gresik, Dr. KH. M. Mulyadi, M.M., beserta jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, membahas berbagai isu kebangsaan, keumatan, serta peran strategis organisasi masyarakat dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, H. Khusnul Hamidi memperkenalkan kepengurusan harian DPD LDII Gresik periode 2026–2031 sekaligus menyampaikan arah program organisasi melalui delapan klaster pengabdian LDII, yang meliputi bidang kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, teknologi digital, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, serta energi baru terbarukan.
Menurutnya, silaturahim antarormas menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi yang produktif dan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Kami ingin memperkuat hubungan antara melalui semangat ta’aruf (saling mengenal), tafahum (saling memahami), dan ta’awun (saling membantu). Dengan komunikasi yang baik, kerukunan dapat terus terjaga dan kolaborasi untuk kemaslahatan masyarakat bisa semakin ditingkatkan,” ujar Khusnul Hamidi.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Ia menambahkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai moderasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua PCNU Gresik, Dr. KH. M. Mulyadi, M.M., menegaskan bahwa keamanan dan ketenteraman merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban yang maju dan berkelanjutan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemimpin organisasi, perlu terus memperkuat kerja sama dan menjadi teladan dalam menjaga harmoni sosial.
“Keamanan dan ketenteraman adalah pondasi untuk membangun sebuah peradaban. Karena itu, tugas kita sebagai pimpinan organisasi adalah saling bekerja sama dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Pemimpin ormas harus menjadi panutan dalam menjaga persatuan dan kerukunan,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga menjadi simbol komitmen bersama antara LDII dan NU dalam memperkuat ukhuwah, membangun komunikasi yang konstruktif, serta menjaga suasana yang damai dan harmonis di Kabupaten Gresik.
Melalui silaturahim ini, kedua organisasi berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, memperkuat persatuan bangsa, serta menjaga Gresik sebagai daerah yang rukun, aman, dan penuh semangat gotong royong.
(Redho)


Komentar Klik di Sini