BerandaPemerintahDiversi Berhasil, Bapas Klaten Dorong Pemulihan Dan Masa Depan Anak Melalui Restorative...

Diversi Berhasil, Bapas Klaten Dorong Pemulihan Dan Masa Depan Anak Melalui Restorative Justice  

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Bapas Klaten sukses gelar musyawarah diversi untuk tiga ABH melalui pendekatan restorative justice; kesepakatan dicapai guna memulihkan hubungan dan menjaga masa depan anak agar dapat melanjutkan pendidikan dan berkembang positif.Rabu (17/6/2026)

 

Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Sistem Peradilan Pidana Anak yang berorientasi pada pembinaan dan pemulihan. Bertempat di Polres Klaten, musyawarah diversi terhadap tiga Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) berhasil mencapai kesepakatan setelah melalui proses dialog yang melibatkan anak, orang tua, pihak korban, penyidik, aparat desa, serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Klaten.

Dalam proses tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan Puji, Roswita, dan David hadir untuk memberikan pendampingan serta pertimbangan profesional berdasarkan hasil penelitian kemasyarakatan yang telah dilakukan. Suasana musyawarah berlangsung dengan penuh keterbukaan dan kekeluargaan. Seluruh pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, harapan, dan perasaan mereka terkait peristiwa yang terjadi, sehingga tercipta ruang untuk saling memahami dan mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

Desain tanpa judul 20260617 163349 0000

Melalui pendekatan keadilan restoratif, musyawarah tidak hanya berfokus pada kesalahan yang telah dilakukan, tetapi juga pada upaya memperbaiki hubungan yang terdampak serta membuka kesempatan bagi anak untuk memperbaiki diri. Kesepakatan diversi yang berhasil dicapai menjadi langkah penting dalam menjaga masa depan anak agar tetap dapat melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan kembali menjalankan fungsi sosialnya secara positif di tengah masyarakat.

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Klaten menyampaikan bahwa keberhasilan diversi merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh pihak yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

“Pada dasarnya setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik. Diversi bukan sekadar penyelesaian perkara, tetapi juga ikhtiar untuk memulihkan hubungan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan memberikan ruang bagi anak untuk menata kembali masa depannya. Kami berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat menjadi titik awal bagi anak untuk belajar dari kesalahan dan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” ujarnya.

Keberhasilan pelaksanaan diversi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Bapas Klaten, Polres Klaten, aparat desa, keluarga, korban, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan penyelesaian yang lebih humanis. Dengan semangat restoratif, setiap anak tetap diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih cerah.

Keberhasilan proses diversi ini menjadi contoh nyata bahwa sistem peradilan yang berorientasi pada pemulihan mampu memberikan harapan baru bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum. Semoga kerja sama antara semua pihak terus terjalin untuk melindungi dan membimbing anak-anak kita menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

 

( Desi )

Komentar Klik di Sini