BerandaPembangunanWarga RW 10 Kelurahan Sukapura Terpaksa Ambil Air dari Kebocoran Pipa Akibat...

Warga RW 10 Kelurahan Sukapura Terpaksa Ambil Air dari Kebocoran Pipa Akibat Proyek Turap SDA

JAKARTA – METROPAGINEWS.COM ||  Warga RT 01/RW 10, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mengeluhkan terganggunya pasokan air bersih PAM setelah pipa distribusi mengalami kerusakan diduga akibat pekerjaan pembangunan turap Kali Cakung Lama oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Selasa (30/6/2026).

 

Akibat putusnya saluran pipa tersebut, sejumlah warga terpaksa mengambil air dari titik kebocoran pipa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak.
Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Ketua Dewan Kota Kecamatan Cilincing, Epri, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Hari ini saya menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat di RT 01 RW 10 Kelurahan Sukapura terkait dampak pekerjaan pembangunan turap yang menimbulkan sejumlah kendala bagi warga,” ujar Epri.

Ia menjelaskan, selain kerusakan pipa air bersih, warga juga mengeluhkan akses jalan lingkungan yang sudah beberapa waktu tidak dapat dilalui, kesulitan memperoleh layanan kesehatan karena akses terhambat, serta menurunnya pendapatan pelaku UMKM akibat terganggunya aktivitas usaha.

Menurut Epri, hasil koordinasi dengan pihak ketiga selaku pelaksana proyek membuahkan komitmen untuk segera melakukan pemadatan jalan. Akses lingkungan ditargetkan dapat kembali dilalui dalam waktu sekitar satu minggu.

Untuk pelayanan kesehatan, Epri mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas agar layanan Pasukan Putih dapat menjangkau warga yang sakit melalui sistem jemput bola.

Sementara terkait gangguan distribusi air bersih, Epri mengatakan telah menghubungi manajemen PAM agar perbaikan pipa dipercepat.

“Insya Allah proses perbaikan dapat diselesaikan hari ini sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat kembali normal,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Seksi Drainase Suku Dinas SDA, Rezki, belum dapat dimintai keterangan. Saat didatangi ke kantornya, yang bersangkutan sedang mengikuti rapat, menurut informasi dari staf Sudin SDA.

Warga berharap perbaikan pipa dan penyelesaian dampak proyek dapat dilakukan secepatnya agar aktivitas masyarakat kembali normal serta kejadian serupa tidak terulang pada proyek-proyek berikutnya.

(tjip)

Komentar Klik di Sini