KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten ikuti kegiatan penguatan tugas dan fungsi secara virtual bersama Kakanwil Ditjenpas Jateng; fokus pada keamanan, pembinaan, dan pelayanan publik yang transparan.Selasa (21/7/2026)
Jajaran Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten mengikuti kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi (Tusi) Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah beserta jajaran pejabat struktural dan staf, dengan tujuan utama untuk menyamakan persepsi serta meningkatkan mutu pelayanan pemasyarakatan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah menegaskan bahwa komitmen bersama dari seluruh personel merupakan kunci utama dalam menjaga integritas institusi, keamanan, dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Beliau mengimbau seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta tetap konsisten dalam memberantas peredaran barang-barang terlarang di dalam blok hunian warga binaan.
“Keamanan dan ketertiban adalah dasar dari setiap pelayanan pemasyarakatan yang baik. Kita harus selalu siap untuk mendeteksi dan menangkal segala potensi masalah sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar,” ujar Kakanwil dalam arahannya.
Seluruh jajaran Lapas Klaten menyimak dengan saksama setiap poin arahan yang disampaikan. Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti dan mengimplementasikan seluruh petunjuk teknis dari Kakanwil di lapangan.
“Kita akan segera menyebarkan materi dan arahan ini kepada seluruh petugas Lapas Klaten, serta memastikan bahwa setiap poin dapat diterapkan dengan baik dalam kegiatan sehari-hari. Komitmen kita adalah untuk menjaga keamanan dan memberikan layanan terbaik bagi warga binaan serta masyarakat,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan serta pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja jajaran pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan penguatan tugas dan fungsi ini, Lapas Klaten optimistis dapat terus meningkatkan standar kinerja pegawai, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan profesional, serta memberikan pelayanan yang humanis sesuai dengan prinsip pemasyarakatan yang berlaku. Kegiatan pengarahan secara daring tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga acara ditutup.
Penguatan tugas dan fungsi ini menjadi landasan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Semoga seluruh jajaran Lapas Klaten dapat menerapkan arahan ini dengan baik dan terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sistem pemasyarakatan di Jawa Tengah.
( Desi )


Komentar Klik di Sini