KLATEN — METROPAGINEWS.COM || Warga & Karang Taruna Sidomulyo “Wasis” Desa Beji Pedan gelar upacara HUT ke-81 RI. Tirakatan malam hari, 100 warga hadir, kekompakan pemuda jadi teladan. Tema “Guyub Rukun” tanamkan nasionalisme & persatuan.Kamis (20/8)
Semangat patriotisme yang membara di Dukuh Sidomulyo, RW 02, Desa Beji, Kecamatan Pedan, patut diapresiasi dan dijadikan cerminan bagi desa-desa lainnya. Menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga bersama Karang Taruna “Wasis” kembali menyelenggarakan upacara bendera secara mandiri dan khidmat sebuah tradisi yang dijaga konsisten dari tahun ke tahun sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan dan cinta tanah air.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 orang warga dari berbagai usia ini berlangsung penuh kekompakan. Karang Taruna “Wasis” tampil sebagai petugas upacara yang tegap dan disiplin, membuktikan bahwa generasi muda di desa ini tetap memegang teguh nilai-nilai kebangsaan. Upacara dipimpin langsung oleh Ketua BPD Desa Beji, Harjono, yang mengusung tema “Guyub Rukun” persatuan dan kebersamaan sebagai fondasi kemerdekaan yang sesungguhnya.
Semangat kemerdekaan di Sidomulyo tidak dimulai saat bendera dikibarkan. Malam sebelum upacara, warga telah berkumpul untuk melaksanakan tirakatan dan kirim doa bagi para pejuang dan pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan. Tradisi ini menjadi jembatan penghubung antara doa, rasa syukur, dan kesadaran akan makna kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan.

Tujuan diselenggarakannya upacara ini bukan sekadar seremonial. Di balik jalannya upacara, terdapat niat luhur untuk menanamkan semangat nasionalisme dan membangun karakter yang kuat di tengah masyarakat. Upacara ini juga dipahami sebagai bentuk penghormatan tulus kepada para pahlawan sekaligus wujud cinta kepada tanah air. Dilaksanakan di tengah lingkungan masyarakat dan dihadiri warga dari berbagai latar belakang, kegiatan ini menjadi sarana menyatukan hati dan memperkuat ikatan persatuan yang kokoh.
Secara keseluruhan, upacara bendera peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sidomulyo memiliki makna yang mendalam: sebagai peringatan peristiwa bersejarah, peluang untuk menghidupkan kembali semangat nasionalisme, serta simbol persatuan dan identitas bangsa.

Konsistensi dan antusiasme warga Sidomulyo dalam merayakan kemerdekaan di lingkungannya sendiri patut menjadi teladan. Bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan di alun-alun atau kantor pemerintahan kemerdekaan hidup ketika warga bersatu, berdoa bersama, dan menjaga api nasionalisme tetap menyala di desa sendiri.
Kemerdekaan bermakna ketika dirasakan dan dijaga bersama. Dukuh Sidomulyo telah membuktikan bahwa di tengah kesederhanaan, semangat kebangsaan bisa tumbuh kuat berakar dari hati warga, dirawat oleh pemuda, dan dijaga dengan kebersamaan.Semangat ini di harapkan dapat menular, menginspirasi, dan menjadi cahaya bagi desa-desa lain untuk turut merawat warisan kemerdekaan di lingkungan masing-masing.
( Desi )


Komentar Klik di Sini