BerandaUncategorizedKetahanan Pangan Dari Lahan Lapas  Lapas Klaten Panen Kangkung Hasil Budidaya Warga...

Ketahanan Pangan Dari Lahan Lapas  Lapas Klaten Panen Kangkung Hasil Budidaya Warga Binaan

KLATEN – METROPAGINEWS.COM || Lapas Kelas IIB Klaten panen kangkung hasil budidaya WBP. Dipimpin langsung Kalapas, dari bibit, tanam, rawat hingga panen bekal keterampilan nyata. Hasil dipakai untuk kebutuhan pangan, melatih kemandirian & tanggung jawab. Selasa (6/10)

 

Setiap tanaman yang tumbuh adalah harapan yang tumbuh pula. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten kembali mewujudkan komitmen pembinaan yang produktif: panen kangkung hasil budidaya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lahan lingkungan Lapas.

Panen dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Klaten didampingi jajaran petugas. Kangkung yang dipanen adalah buah dari ketekunan WBP sejak menanam bibit, merawat setiap hari, hingga siap dipetik

Desain tanpa judul 20261006 063125 0000 1

Belajar dari Awal Hingga Hasil

Dengan penuh antusias, Kalapas beserta tim memanen kangkung yang tumbuh subur. Kegiatan ini bukan sekadar urusan sayur di meja makan melainkan proses pembelajaran utuh:

Pembibitan

– Penanaman

– Perawatan

– Pemanenan

Warga binaan terlibat langsung di setiap tahap. Di tangan mereka, lahan yang sederhana memberi hasil yang nyata.

Kalapas Klaten menyampaikan apresiasi tulus kepada seluruh jajaran dan warga binaan yang telah berperan aktif. Kegiatan pertanian ini menjadi sarana pembentukan keterampilan sekaligus karakter kesabaran, tanggung jawab, dan kerja keras.

Desain tanpa judul 20261006 063016 0000

Bekal untuk kembali ke masyarakat 

Keterampilan yang diperoleh di lahan ini diharapkan menjadi bekal nyata saat mereka kembali ke lingkungan masing-masing. Lapas Klaten berkomitmen terus menghadirkan program yang produktif, edukatif, dan membangun kemandirian agar setiap warga binaan mampu berdiri tegak dan berkontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat.

Kangkung yang dipanen hari ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan di Lapas. Ia adalah simbol: dari kesabaran lahir hasil, dari kerja keras lahir kemandirian. Semoga semangat menanam dan merawat ini terus tumbuh di lahan pertanian maupun di hati setiap orang yang berusaha memperbaiki diri.

 

(Desi)

Komentar Klik di Sini