KEBUMEN – METROPAGINEWS.COM || Persatuan Tinju Amatir dan Profesional Indonesia (Perbati) Kabupaten Kebumen mengusulkan anggaran Rp100 juta untuk mendukung pembinaan atlet di empat camp tinju. Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama DPRD Kabupaten Kebumen, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen, Jumat (9/10/2026).
Ketua Perbati Kebumen, Sujud Sugiarto, menjelaskan bahwa anggaran tersebut direncanakan untuk empat camp tinju, dengan alokasi masing-masing Rp25 juta. Menurutnya, dukungan anggaran yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.

Dalam audiensi tersebut, Sujud menyampaikan kritik terhadap perhatian pemerintah daerah dalam mendukung atlet. Ia menegaskan bahwa atlet yang berjuang membawa nama daerah perlu memperoleh dukungan nyata, bukan sekadar tuntutan untuk meraih prestasi.
“Jadi pimpinan atau bupati jangan pelit-pelit terhadap atlet. Mereka perlu mendapatkan dukungan yang layak agar bisa berkembang, berlatih secara optimal, dan meraih prestasi,” tegas Sujud.
Ia menilai, pembinaan olahraga membutuhkan perencanaan anggaran yang matang dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Tanpa dukungan yang memadai, pengurus cabang olahraga berpotensi terus menanggung biaya pembinaan secara pribadi demi memastikan atlet tetap dapat berlatih.
Soroti Anggaran Popda
Selain mengusulkan anggaran bagi empat camp tinju, Perbati Kebumen turut menyoroti persoalan penganggaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda). Evaluasi dinilai perlu dilakukan agar kebijakan anggaran olahraga lebih berpihak pada kebutuhan pembinaan atlet dan mendukung keberlanjutan program latihan.
Dalam forum tersebut, persoalan dinamika organisasi tinju di Kabupaten Kebumen juga menjadi bagian dari pembahasan. DPRD selanjutnya meminta Disdikpora dan KONI Kebumen memberikan tanggapan terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan.
Perbati berharap audiensi tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga dalam membangun prestasi atlet Kebumen.
Pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan semangat, kerja keras, dan kedisiplinan atlet maupun pelatih. Dukungan anggaran, ketersediaan fasilitas, serta kebijakan yang berkelanjutan juga diperlukan agar potensi atlet dapat berkembang secara optimal.
Kini, tindak lanjut atas usulan Rp100 juta tersebut menjadi hal yang dinantikan. Kejelasan respons dan kebijakan anggaran diharapkan dapat menjawab kebutuhan empat camp tinju sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Kebumen.
Reporter: Royo



Komentar Klik di Sini