CIMAHI – metropaginews.com || Wali Kota Cimahi, Letkol ( Purn ) Ngatiyana S.A.P., memimpin langsung pelantikan dan pengangkatan sumpah jabatan administrator, jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.
Pelantikan pejabat dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Acara di gelar di Gedung Technopark Jl. Baros Utama No.78, Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Selasa (18/10/2022).

Dalam sambutannya Walikota Cimahi Letkol ( Purn ) Ngatiyana S.A.P., Mengatakan,
Pada acara pelantikan sumpah janji jabatan pimpinan tinggi Pratama Administrator pengawas jabatan fungsional dan catatan fungsional, guru-guru yang diberi tugas tambahan dalam keadaan sehat walafiat.
Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) pelantikan hari ini juga merupakan rangkaian dari pengisian dan penempatan para pejabat yang diberi amanah untuk mengeluarkan struktur dan tim kerja pemerintah kota Cimahi guna mencari solusi permasalahan yang muncul di masyarakat sekaligus mensukseskan kegiatan pembangunan yang sudah ada.
“Seorang pemimpin harus memiliki karakter yang kuat yang selalu mendasarkan pada nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat yang diterapkan secara konsisten dalam setiap tindakan dan melaksanakan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan.
Walikota Cimahi berpesan rekan-rekan sekalian agar bersama-sama membangun sinergi dan kerjasama yang lebih kuat sekaligus memacu pemikiran dan ide-ide baru untuk merespon dan memecahkan berbagai persoalan dan tantangan pembangunan di Kota Cimahi ke depannya,” Katanya.

Walikota Cimahi saat di wawancara media menjelaskan, Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan di Eselon 2 Eselon 3 dan Eselon 4 termasuk juga punsional, kemudian kepala sekolah yang di lantik pada hari ini.
“Saya sampaikan dalam pengambilan keputusan ini sangat panjang prosesnya, dan kita juga melibatkan dari Dosen Unpad, Uniska, dan dari Provinsi Jawa Barat.
Alhamdulillah dengan Eselon 2 berjalan dengan lancar juga Eselon 3 dan 4, kemudian fungsional, kita menggunakan paberjakat yang di laksanakan sesuai aturan dan teliti.
Ini adalah untuk mengisi kekosongan Jabatan sehingga Organisasi bisa berjalan dengan berjalan, dan organisasi ini tidak pincang dengan adanya pelantikan. Dengan adanya PJ baru nanti maka Jabatan kosong tersebut sudah terisi,” ucapnya.
“Pelantikan ini juga melantik 24 kepala sekolah yang d lantik. Dalam 4 hari lagi masa jabatan saya telah melaksanakan kegiatan dengan sesui jadwal yang kita lakukan dengan program-program sosial atau yang lain. Kalau pekerjaan fisik sampai sekarang masih jalan terus, dalam penataan di pasar atas, taman Sriwijaya, dan Taman Adiraga, dan yang lainnya tetap berjalan terus.
Dinas yang kosong hanya ada 1 yaitu Dishub. Dishub harus disiplin ilmunya juga berbeda,” pungkasnya. (*)
Reporter : Rustandi


Komentar Klik di Sini