PURWAKARTA – METROPAGINEWS.COM || Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) periode 2025-2026 menggelar sosialisasi digitalisasi UMKM bagi warga Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta pada Kamis, 8 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai solusi strategis untuk mendongkrak ekonomi warga di tengah tantangan infrastruktur jalan yang kurang memadai di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di balai desa ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pasanggrahan beserta jajaran perangkat desa, para pelaku UMKM lokal, serta didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan Unsika, Bapak Irfan Zinat Achmad, S.Pd., M.Pd. Fokus utama kegiatan adalah memberikan solusi agar toko-toko fisik yang berada di area bawah desa tetap dapat bersaing meski akses jalan sulit ditempuh secara langsung oleh calon pembeli.
Sebagai langkah konkret, tim mahasiswa memberikan pelatihan teknis kepada warga mengenai pembuatan akun jualan di platform Shopee dan TikTok. Dengan masuk ke marketplace dan media sosial, produk unggulan Desa Pasanggrahan kini memiliki kesempatan menjangkau pasar nasional tanpa terbatas kendala geografis. Tak hanya itu, tim juga menginisiasi pembentukan Kopas (Komunitas Online Pasanggrahan) sebagai wadah internal warga untuk saling berbagi tips berjualan serta memperkuat jaringan pemasaran secara daring.
BACA JUGA : Sinergi Ekosistem Online Delanggu merayakan 5 tahun kebersamaan komunitas Ojol gabungan Delanggu Free Rider
Program pengabdian ini dijalankan secara kolaboratif oleh seluruh anggota tim KKN Desa Pasanggrahan yang dipimpin oleh Rafli Ramadhan. Anggota tim yang terlibat terdiri dari Aninda Fitri Zulkarnaen, Ramdan Pratama, Calista Anastasya, Hilmy Azzah Fadhillah, Siti Khodijah, Alvina Zahra, Annisa Dwi Febrianti, Devi Tessa Putri, Aldinar Arridzkina, Wulan Tri Haryani, Latifah Puri Angraini, Tedy Lesmana, Khoirunnisa, Siti Hawa, dan Muhammad Rifki Dharmawan.

Kepala Desa Pasanggrahan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Diharapkan melalui pendampingan berkelanjutan dari mahasiswa dan dosen Unsika, UMKM Desa Pasanggrahan tidak lagi terhambat oleh masalah infrastruktur jalan, melainkan semakin berdaya saing, mandiri, dan melek teknologi di era digital.
(AF)


Komentar Klik di Sini