MANGGARAI NTT – METROPAGINEWS.COM || Mario Algiano Saputra Mapul (3) yang menderita Tumor Colli, asal Kampung Woa, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Akan di bantu pengobatannya oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, pada (16/11/2023) mengatakan bahwa, atas nama pemerintah Kabupaten Manggarai, Kami sangat prihatin dengan penyakit yang di derita oleh Mario.
“Pemrintah Kabupaten Manggarai berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus dan memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk pengobatan anak Mario”,ujarnya.
“Langkah-langkah diambil setelah diskusi dengan keluarga”, cetusnya.
Diberitakan sebelumnya, Betapa malang nasib yang dialami Mario Algiano Saputra Mapul (3), bocah asal Kampung Woa, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bagaimana tidak, di usianya yang masih anak-anak, putra tunggal pasangan Yulianus Mantu (28) dan ibu Oktaviani Mambur (28) ini harus menahan sakitnya Tumor Colli.
Setiap hari, dalam kebisuannya di rumahnya, Mario begitu disapanya mengisi harinya dengan melodi tangis dan rasa sakit.
Namun, di balik kerapuhan lehernya yang terus membengkak, ada semangat yang tak tergoyahkan. Keberaniannya melampaui anak-anak seusianya, membuatnya menjadi pahlawan kecil dengan nasib yang sungguh malang.
Sesering mungkin Mario tidur, merengeh kesakitan dan tak bisa jauh dari ibu maupun ayahnya. Mungkin ia belum mengerti dunia sepenuhnya, tetapi Mario telah memahami bahasa ketabahan.
Akibat Tumor tersebut, leher kanan Mario mengalami pembengkakan luar biasa. Bobot tubuhnya pun semakin turun drastis.

“Benjolan pada leher nya semakin hari semakin besar. Sementara berat badannya menurun dan melemah”, ujar Oktaviani dengan nada sedih, Rabu (15/11/2023).
Kisahnya semakin mengharukan ketika hasil pemeriksaan Radiologi dari RSUD Ruteng mengungkapkan tantangan kompleks yang dihadapi Mario.
Belum lama ini, RSUD Ruteng yang beralamat di Jalan Sutomo No.1 Ruteng merilis hasil pemeriksaan Radiologi.
Pada Jum’at, 10 November 2023, hasil pemeriksaan USG dari dr. Oktaviani, Sp.A pada leher dengan klinis massa regio colli kanan sebagai berikut: Tampak lesi kistik multipel dengan debris intralesi dan septasi multipel yang memenuhi regio colli kanan, dengan ukuran melebihi probe. Pada konfirmasi power doppler tidak tampak vaskularisasi intralesi. Lesi tampak mendesak struktur disekitarnya, tidak tampak infiltrasi. Lobus thyroid kanan dan kiri bentuk dan ukuran normal. Tak tampak lesi fokal, isthmus tak menebal.
BACA JUGA : Kasus Perampokan di Kedungreja Disidangkan, Tak Ada Saksi yang Meringankan
Kesimpulan: Lesi kistik kompleks multipel dan berseptasi tanpa komponen pada di regio colli kanan, DD/hymphatic malformation. Tidak tampak kelainan pada kelenjar thyroid saat ini.
Oktaviani Mambur, sang ibu menceritakan dengan nada sedih tentang perjuangan Mario yang sejak lahir harus menghadapi Tumor Colli.
“Putra tunggal kami menderita tumor ini sejak lahir”, kisahnya.
Sang ibu, Oktaviani mengatakan penyakit putranya yang tergolong ganas tersebut baru diketahui usai ia dibawa ke RSUD Ruteng.
“Belum lama ini hasil pemeriksaan Radiologi cukup mengkhawatirkan”, ungkap Oktaviani.
Melihat kondisi sang buah hati yang begitu memprihatinkan, Oktaviani Mambur orangtuanya, hanya bisa pasrah.



Komentar Klik di Sini