BerandaDaerahDua Pengusaha Kerajinan Tas Anting Desa Putukrejo, Mendorong Peningkatan UMKM

Dua Pengusaha Kerajinan Tas Anting Desa Putukrejo, Mendorong Peningkatan UMKM

Malang – metropaginews.com || Pengusaha Kerajinan tas anting di Dusun Alastledek, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Rofikatus Solika dan Yudi Slamet, upaya mengembangkan usahanya untuk meningkatkan usaha micro kecil menengah (UMKM) di wilayahnya, Selasa 26/7/2022).

Kerajinan pembuatan tas anting beragam ukuran dan jenis sudah lama di jalankan oleh dua pengusaha muda sejak awal tahun 2021IMG 20220727 WA00012

Menurut penjelasan dari kedua pengusaha muda melalui Rofikatus Solika dengan sapaan akrap Lika pada awak media memaparkan tentang usaha kerajinan tas anting yang ia tekuni selama ini.

“Kami berdua menekuni kerajinan di bidang pembuatan tas anting, berawal dari sedikit pengetahuan yang kami asah pada ahlinya, untuk bisa mengembangkan hingga saat ini kami terus belajar untuk bisa lebih mengembangkan lagi guna perluasan pengetahuan di bidang kerajinan tas anting pada masyarakat sekitar untuk mengurangi angka pengangguran, terutama golongan ibu-ibu.

Alhamdulillah, usaha yang kami jalani ini haruslah kami syukuri walau masih tarap proses pengembangan, namun tak surut bagi kami untuk berbagi pada yang lain demi menunjang pemulihan ekonomi di lapisan bawah.

Dalam usaha kerajinan, mestinya dilalui dengan sabar mas, yang pastinya pula juga harus ulet dan getol, dan juga tidak gampang menyerah, ungkap Lika.

Lebih lanjut Lika, termotifasi dan memotifasi teman dekat dan warga yang lain untuk sama-sama belajar menekuni kerajinan ini”. Disisi lain, hal ini juga secara bersama-sama bisa membuka peluang pengembangan usaha.

“UMKM di kalangan masyarakat perlu di tingkatkan lagi untuk mempersempit ruang angka kemiskinan melonjak. Semestinya ini perlu kerjasama dengan pihak pemerintah Daerah dan Dinas terkait. Karena, selain permodalan, juga pendampingan secara intensif perlu di lakukan guna mempercepat penyerapan pengetahuan dari segala bidang pembuatan, pemasaran, motif, dan kualitas produk, agar bisa bersaing di pasar global.

Adapun produk yang saya jalani ini masih seputar pemasaran di pasar tradisional, pertokoan, dan pemakai langsung melalui pemesanan di wilayah beberapa kecamatan Kalipare,Donomulyo,Pagak,Bantur Dan untuk di wilayah perkotaan belum mampu bersaing, terkendala dari kolerasi dan kualitas produk. Untuk di wilayah Bali, ada teman sehingga saya terkadang juga kirim ke wilayah Bali, paparnya.

Sementara jenis kerajinan tas yang di produksi adalah tas yang biasa di pakai ibu-ibu untuk acara hajatan dan souvenir, denga ragam ukuran yang berbeda-beda, mulai dari sedang, menengah dan besar, dengan harga yang berbeda-beda pula.

Untuk bahan dasar tas anting, kita manfaatkan dari bahan selang water pass dan tali Strapping band yang keras dan lentur. Bahan tersebut di wilayah kami di kenal tali peti.

Untuk produksi perharinya kami bisa mencapai sekitar 20-30 pcs/hari, pungkasnya.

Editor : Tedy Yana Setiawan

Komentar Klik di Sini